tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

BBRI Ngebut 4%, Asing Borong Rp841 Miliar

Sri NugrohoDiterbitkan 2 Sep 2026 - 00.56 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BBRI Ngebut 4%, Asing Borong Rp841 Miliar
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ditutup melonjak 4% ke level 3.380 pada perdagangan Selasa (1/9/2026). Penguatan signifikan ini menjadikan BBRI sebagai penopang utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sekaligus mengerek nilai kapitalisasi pasarnya menjadi Rp507,2 triliun dan menempati posisi kedua terbesar di bursa.

Aktivitas transaksi saham bank pelat merah tersebut tergolong masif dengan nilai total mencapai Rp2,82 triliun. Nilai perdagangan BBRI menjadi yang terbesar kedua di lantai bursa hari ini, berada tepat di belakang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang membukukan transaksi Rp2,87 triliun.

Lonjakan harga saham BBRI didorong kuat oleh aliran dana pemodal internasional. Investor asing tercatat mengeksekusi aksi beli sebesar Rp1,15 triliun dan penjualan senilai Rp305,9 miliar. Transaksi tersebut menghasilkan nilai beli bersih asing (net foreign buy) mencapai Rp841 miliar, tertinggi dibandingkan saham-saham lain di pasar reguler.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Ditopang Pertumbuhan Laba Semester I-2026

Minat beli yang tinggi terhadap saham BBRI berjalan beriringan dengan rilis kinerja keuangan perseroan. Pada semester I-2026, laba yang diatribusikan kepada pemilik induk BRI terealisasi sebesar Rp30,87 triliun. Perolehan laba ini tercatat sebagai yang tertinggi di antara bank umum lain dalam kelompok KBMI IV, yang membukukan rata-rata laba Rp25,39 triliun.

Pertumbuhan laba BRI mencapai 17,46% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan kelompok bank KBMI IV yang berada pada level 12,54% yoy.

Perbaikan Kualitas Aset dan Penyaluran Kredit

Dari aspek fundamental operasional, Direktur Utama BRI Hery Gunardi memaparkan bahwa rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) BRI turun menjadi 2,9% pada semester I-2026, membaik dari posisi 3,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan kualitas aset tersebut turut menekan cost of credit (CoC) perseroan dari 3,4% pada semester I-2025 menjadi 3,1% pada semester I-2026.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Akselerasi penyaluran dana juga tetap terjaga. Total kredit dan pembiayaan BRI Group menyentuh Rp1.646 triliun pada semester I-2026, atau tumbuh 16,2% yoy. Ekspansi intermediasi ini mendorong pertumbuhan total aset BRI hingga 11,7% yoy.

Di sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) BRI tercatat tumbuh 6,7% yoy dengan total nominal mencapai Rp1.581 triliun pada paruh pertama 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGSaham

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap