PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid berkat penguatan rantai distribusi dan ekspansi lini produk kesehatannya. Emiten distributor alat dan produk kesehatan ini membukukan laba bersih senilai Rp226 miliar, atau tumbuh 12,6 persen secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh realisasi penjualan perseroan yang menembus angka Rp8,2 triliun. Angka pendapatan ini mengalami kenaikan sebesar 10,1 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Penguatan fundamental ini didorong oleh integrasi ekosistem bisnis MDLA yang mencakup pilar distribusi, alat kesehatan, manufaktur, hingga layanan digital untuk memperluas jangkauan pelanggan di pasar domestik maupun regional.
Perluasan Portofolio dan Penetrasi Pasar Ekspor
Kinerja positif MDLA tidak terlepas dari kontribusi aktif entitas anak usahanya. Pada lini distribusi, PT Anugrah Argon Medica (AAM) mencatatkan penambahan lima prinsipal baru ke dalam portofolio layanannya. Kelima mitra tersebut terdiri dari satu prinsipal kategori ethical, tiga prinsipal consumer health, dan satu prinsipal alat kesehatan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Sementara itu, kinerja signifikan juga ditunjukkan oleh lini alat kesehatan dengan merek sendiri (own product). Produk Stardec yang dipasarkan melalui anak usaha lainnya, PT Djembatan Dua, mencatatkan lonjakan penjualan hingga 34 persen. Selain memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di dalam negeri, produk Stardec telah diekspor ke pasar Kamboja dan Timor-Leste pada 2025, dengan agenda kelanjutan ekspor pada 2026.
Penguatan Infrastruktur Gudang dan Cold Storage
Untuk menjaga momentum pertumbuhan distribusi farmasi dan alat kesehatan, perseroan terus memperluas jaringan logistik fisik. Saat ini, pembangunan fasilitas gudang AAM di Medan telah mencapai progres 95 persen. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada kuartal IV 2026 untuk mengoptimalkan layanan distribusi di seluruh kawasan Sumatera.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

MDLA juga merancang agenda ekspansi jangka panjang lewat pembangunan National Distribution Center (NDC) 2 yang dijadwalkan mulai terealisasi pada 2027. Fasilitas logistik tersebut rencananya berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektare yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka 2, dengan fokus operasional utama pada penyediaan kapasitas penyimpanan rantai dingin (cold storage) guna mendukung kebutuhan produk kesehatan berstandar khusus.






