tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Wulan WijayaDiterbitkan 8 Sep 2026 - 19.04 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid berkat penguatan rantai distribusi dan ekspansi lini produk kesehatannya. Emiten distributor alat dan produk kesehatan ini membukukan laba bersih senilai Rp226 miliar, atau tumbuh 12,6 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh realisasi penjualan perseroan yang menembus angka Rp8,2 triliun. Angka pendapatan ini mengalami kenaikan sebesar 10,1 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Penguatan fundamental ini didorong oleh integrasi ekosistem bisnis MDLA yang mencakup pilar distribusi, alat kesehatan, manufaktur, hingga layanan digital untuk memperluas jangkauan pelanggan di pasar domestik maupun regional.

Perluasan Portofolio dan Penetrasi Pasar Ekspor

Kinerja positif MDLA tidak terlepas dari kontribusi aktif entitas anak usahanya. Pada lini distribusi, PT Anugrah Argon Medica (AAM) mencatatkan penambahan lima prinsipal baru ke dalam portofolio layanannya. Kelima mitra tersebut terdiri dari satu prinsipal kategori ethical, tiga prinsipal consumer health, dan satu prinsipal alat kesehatan.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Sementara itu, kinerja signifikan juga ditunjukkan oleh lini alat kesehatan dengan merek sendiri (own product). Produk Stardec yang dipasarkan melalui anak usaha lainnya, PT Djembatan Dua, mencatatkan lonjakan penjualan hingga 34 persen. Selain memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di dalam negeri, produk Stardec telah diekspor ke pasar Kamboja dan Timor-Leste pada 2025, dengan agenda kelanjutan ekspor pada 2026.

Penguatan Infrastruktur Gudang dan Cold Storage

Untuk menjaga momentum pertumbuhan distribusi farmasi dan alat kesehatan, perseroan terus memperluas jaringan logistik fisik. Saat ini, pembangunan fasilitas gudang AAM di Medan telah mencapai progres 95 persen. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada kuartal IV 2026 untuk mengoptimalkan layanan distribusi di seluruh kawasan Sumatera.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

MDLA juga merancang agenda ekspansi jangka panjang lewat pembangunan National Distribution Center (NDC) 2 yang dijadwalkan mulai terealisasi pada 2027. Fasilitas logistik tersebut rencananya berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektare yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka 2, dengan fokus operasional utama pada penyediaan kapasitas penyimpanan rantai dingin (cold storage) guna mendukung kebutuhan produk kesehatan berstandar khusus.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap