PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat dukungannya terhadap jaringan Rumah Makan Pagi Sore. Kolaborasi ini mencakup penyediaan layanan transaksi digital, pengelolaan keuangan, hingga program promosi terintegrasi guna mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan para pelanggan.
Langkah ini menandai fase penting dalam perjalanan bisnis Pagi Sore. Dikenal sebagai salah satu merek kuliner Minang dengan standar rasa autentik dan mutu premium, jenama ini sebelumnya berkembang dari format rumah makan tradisional. Seiring ekspansi menjadi jaringan restoran modern berskala nasional, pengelolaan transaksi dan operasional tunai konvensional beralih ke sistem perbankan digital yang lebih terstruktur.
Integrasi Layanan Transaksi dan Manajemen Keuangan
Untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi konsumen di gerai-gerai restoran, BNI menghadirkan terminal pembayaran digital berupa Electronic Data Capture (EDC) serta Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Selain memudahkan proses pembayaran bagi pelanggan, kemitraan ini dilengkapi dengan berbagai program promosi khusus bagi nasabah perbankan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Di balik meja kasir, dukungan yang diberikan mencakup tata kelola keuangan korporasi yang lebih komprehensif. BNI menyalurkan solusi cash management untuk memastikan perputaran likuiditas terpantau rapi, integrasi sistem penggajian (payroll), serta fasilitas pendukung bagi kesejahteraan karyawan restoran.
Owner Pagi Sore Rifky Ramdani menyampaikan bahwa kemitraan dengan BNI telah berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, baik dari sisi internal pengelolaan perusahaan maupun kemudahan bagi konsumen yang datang bersantap.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dorong Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menjelaskan bahwa transformasi yang dijalani Pagi Sore mencerminkan pentingnya keterlibatan sektor perbankan dalam memacu pertumbuhan pelaku usaha secara berkelanjutan. Integrasi sistem pembayaran dan perbankan dinilai mampu mempercepat efisiensi bisnis ritel kuliner yang sedang berekspansi.
Putrama menambahkan, komitmen pendampingan dunia usaha ini selaras dengan sejarah panjang BNI sejak didirikan pada 5 Juli 1946. Memasuki usia delapan dekade dengan mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara, langkah ini juga memperkuat peran BNI sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia dalam menciptakan nilai tambah bagi roda perekonomian nasional.






