tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

BPS Manfaatkan Hasil Sensus Ekonomi 2026 untuk Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional

Fitri LimbongDiterbitkan 12 Sep 2026 - 04.22 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Manfaatkan Hasil Sensus Ekonomi 2026 untuk Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan akan memanfaatkan berbagai sumber data untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Salah satu sumber utama yang akan diintegrasikan adalah hasil pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan akurasi dan keandalan basis data kondisi sosial ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia.

Integrasi data tersebut menjadi sangat krusial karena Sensus Ekonomi 2026 dinilai mampu menghadirkan gambaran yang lebih komprehensif. Melalui sensus tersebut, pencatatan tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan juga memotret kondisi sosial ekonomi mereka secara menyeluruh sehingga menjadi rujukan yang kuat untuk memperkaya basis data nasional.

Dinamika Sosial Ekonomi dan Akurasi Desil Penduduk

Kebutuhan pemutakhiran ini didasari oleh sifat DTSEN yang dinamis seiring dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang terus bergerak dan berubah. Pejabat BPS, Setia Pramana, menegaskan bahwa pemutakhiran data secara berkelanjutan mutlak diperlukan agar informasi yang tersaji selalu menggambarkan kondisi terkini masyarakat di lapangan.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dengan data yang diperbarui secara berkesinambungan, penentuan desil atau tingkatan kesejahteraan penduduk dapat disesuaikan secara presisi dengan keadaan faktual. Hal ini mencegah terjadinya kekeliruan klasifikasi status ekonomi masyarakat dalam basis data tunggal tersebut.

Integrasi Kanal dan Penguatan Metodologi Pemodelan PMT

Proses pemutakhiran data DTSEN dijalankan secara berkelanjutan melalui integrasi sejumlah kanal data, baik yang dihimpun secara internal oleh BPS maupun kanal data dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kerja sama pemanfaatan kanal lintas instansi ini dibarengi dengan langkah penguatan metodologi pengolahan data agar data yang terkumpul dapat dipadukan secara optimal.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Sejalan dengan penguatan tersebut, BPS terus meningkatkan kualitas metode pemodelan Proxy Means Test (PMT). Peningkatan mutu pemodelan PMT difokuskan untuk memperkuat ketepatan dan presisi dalam mengelompokkan kondisi sosial ekonomi masyarakat ke dalam kategori DTSEN yang sesuai.

Melalui ketersediaan data sosial ekonomi yang senantiasa diperbarui serta dukungan metodologi yang kian solid, pemerintah diharapkan dapat memanfaatkan DTSEN sebagai landasan utama dalam merumuskan dan menyalurkan program intervensi serta kebijakan publik yang jauh lebih tepat sasaran.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian SosialBPSDTSEN

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap