tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Cara Jasa Marga Memperkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi demi Keselamatan Pengguna

Lidya RumbayanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 05.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Jasa Marga Memperkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi demi Keselamatan Pengguna
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Setiap hari, sekitar 3,5 juta kendaraan melintasi jaringan jalan bebas hambatan di Indonesia. Sebagai pemimpin pasar dalam pengelolaan jalan tol tanah air, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memikul tanggung jawab besar untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman, lancar, dan efisien. Untuk menjawab tantangan mobilitas yang terus meningkat ini, perusahaan pelat merah tersebut kini memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan fokus utama pada keselamatan pengguna. Langkah strategis ini menandai pergeseran penting dalam cara pengelolaan infrastruktur jalan bebas hambatan di era digital.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Transformasi ini didorong oleh perubahan paradigma internal yang cukup mendasar di tubuh perusahaan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa pihaknya tengah mengalihkan fokus dari sekadar penyedia infrastruktur fisik menjadi pengembang konsep "infraculture" yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna secara menyeluruh. Kebutuhan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan ini dibahas secara mendalam dalam Expert Sharing Session yang digelar di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi. Acara bertema "Up scaling Customer Experience (CX) Through Smart, Sustainable, and Connected Mobility Ecosystems" tersebut menghadirkan akademisi Prof. Mohammed Ali Berawi dan praktisi bisnis Prof. Rhenald Kasali guna merumuskan ekosistem mobilitas yang cerdas dan terkoneksi. Salah satu pemicu utama dari modernisasi ini adalah perlunya pengawasan ketat terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal dan kerusakan struktur jalan tol.

Dampak nyata dari perubahan paradigma ini langsung terlihat pada integrasi teknologi canggih di seluruh lini operasional Jasa Marga. Pusat kendali operasional kini sepenuhnya dipusatkan di JMTC untuk memantau situasi lalu lintas secara real-time dari berbagai wilayah. Di sisi internal, Jasa Marga menerapkan sistem pengendalian bernama Troops guna memantau serta menjaga kualitas pelayanan dan infrastruktur jalan secara konsisten. Sistem pengawasan kendaraan ODOL juga diaktifkan di berbagai titik masuk untuk menyaring truk-truk bermuatan lebih sebelum mereka dapat membahayakan pengguna jalan lain. Selain itu, konsep tempat istirahat kini diremajakan secara berkala; rest area tidak lagi sekadar menjadi tempat singgah darurat, melainkan dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengendara yang membutuhkan relaksasi.

Baca Juga

Dugaan Titik Awal Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Lantai Sebelas

Dugaan Titik Awal Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Lantai Sebelas

Bagi para pengguna jalan tol, langkah pertama untuk merasakan manfaat langsung dari ekosistem digital ini adalah dengan mengunduh aplikasi Travoy. Aplikasi ini dirancang khusus sebagai ekosistem layanan digital terintegrasi yang dapat diakses langsung dari ponsel pintar pengendara kapan saja. Setelah mengunduh aplikasi resmi ini melalui toko aplikasi terpercaya, pengguna dapat melakukan registrasi akun secara gratis untuk mengakses berbagai fitur keselamatan penting, mulai dari informasi tarif tol terkini, peta rute perjalanan, hingga lokasi rest area terdekat.

Sebelum memulai perjalanan jarak jauh, pengguna jalan tol disarankan untuk memanfaatkan fitur pemantauan lalu lintas yang terhubung langsung dengan sistem JMTC. Melalui aplikasi Travoy, pengendara bisa memantau siaran langsung kamera CCTV di berbagai titik rawan kemacetan atau area rawan kecelakaan. Langkah ini sangat krusial untuk merencanakan waktu keberangkatan dengan lebih presisi dan menghindari penumpukan kendaraan di gerbang tol utama. Meskipun pemantauan ini sangat membantu, pengguna perlu mengingat bahwa kondisi lalu lintas di lapangan dapat berubah dengan cepat dan tidak selalu terprediksi secara instan melalui layar gawai.

Baca Juga

Kemacetan Jalintim Sumatra di Air Batu Banyuasin Rute Palembang-Jambi

Kemacetan Jalintim Sumatra di Air Batu Banyuasin Rute Palembang-Jambi

Apabila pengguna menemui kendala darurat di tengah jalan tol, seperti ban bocor, mesin mogok, atau bahkan melihat keberadaan kendaraan ODOL yang membahayakan keselamatan, aplikasi Travoy menyediakan menu darurat khusus untuk menghubungi petugas lapangan. Laporan yang dikirimkan oleh pengguna akan langsung diteruskan ke sistem Troops dan JMTC agar armada penolong terdekat dapat segera dikirim ke lokasi kejadian. Kecepatan penanganan di lapangan ini tentu bergantung pada jarak armada patroli terdekat serta kondisi kepadatan lalu lintas di jalur tersebut saat laporan dikirimkan. Selama menunggu bantuan tiba di bahu jalan, pengguna cukup mengikuti instruksi keselamatan yang tertera di aplikasi dan menyalakan lampu darurat kendaraan mereka.

Guna menjaga fokus dan konsentrasi berkendara, pengguna jalan tol sangat disarankan untuk beristirahat sejenak setiap empat jam perjalanan. Melalui aplikasi Travoy, pengendara dapat memeriksa fasilitas rest area terdekat yang sudah mengalami peremajaan. Pengguna dapat memilih lokasi rest area yang tidak hanya menyediakan pengisian bahan bakar atau toilet bersih, tetapi juga menawarkan fasilitas kuliner lokal dan pemandangan menarik layaknya destinasi wisata mini untuk menyegarkan pikiran sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke kota tujuan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

jalan tolJasa MargaTeknologiAplikasi TravoyKeselamatan

Berita Terbaru Lainnya

Dugaan Titik Awal Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Lantai SebelasPolda Metro Jaya Jadwalkan Pemeriksaan Youtuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape Melibatkan AnakKemacetan Jalintim Sumatra di Air Batu Banyuasin Rute Palembang-JambiHarga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik Hingga Desember 2026Regulasi Ekspor Logam Tanah Jarang Mulai Dirumuskan untuk Mendorong HilirisasiBGN Ancam Tutup Permanen 950 Dapur MBG Tanpa Sertifikat Laik Higiene SanitasiPeluang Kemitraan SPKLU dan Fitur Digital PLN MobileKemitraan Danantara dan JBS Group dalam Pengembangan Ekosistem Protein Regional

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap