tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Keuangan Digital

Cara Memanfaatkan Layanan Bullion Bank di Tengah Tren Kenaikan Investasi Emas

Fitri LimbongDiterbitkan 13 Agu 2026 - 09.11 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memanfaatkan Layanan Bullion Bank di Tengah Tren Kenaikan Investasi Emas
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kenaikan harga komoditas emas di pasar keuangan kerap memicu perubahan pola finansial masyarakat secara signifikan. Saat harga naik, investasi emas lebih tinggi dibanding pembelian perhiasan karena publik cenderung memprioritaskan fungsi perlindungan nilai aset dibanding aspek estetika. Pembelian emas dalam bentuk perhiasan umumnya melibatkan komponen biaya pembuatan yang tidak memberikan nilai tambah optimal saat dijual kembali. Alhasil, pilihan untuk mengumpulkan emas murni untuk tujuan investasi kini makin diminati oleh banyak kalangan.

Kondisi pergeseran tren ini selaras dengan pemaparan dari Ekonom Senior INDEF Aviliani dalam forum Mindialogue 2026 yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. Aviliani menuturkan bahwa tren investasi emas yang berlangsung di tengah masyarakat bergerak sejalan dengan kenaikan harga komoditas tersebut. Selain didorong oleh dinamika kenaikan harga pasar, kemunculan fasilitas transaksi keuangan modern juga mempercepat pengalihan minat masyarakat dari bentuk perhiasan ke produk simpanan investasi.

Inovasi keuangan yang memegang peran utama dalam memfasilitasi perubahan perilaku ini adalah keberadaan bullion bank. Layanan bullion bank sangat membantu masyarakat untuk menikmati proses pembelian emas tanpa harus menguasai bentuk fisiknya secara langsung di rumah. Melalui sistem transaksi ini, pembelian dan pengumpulan emas dapat berjalan lebih praktis, efisien, serta fleksibel tanpa perlu mencemaskan risiko keamanan penyimpanan fisik secara mandiri.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Dampak keberadaan bullion bank di Indonesia terlihat nyata dari peningkatan aktivitas para penggunanya secara luas. Perusahaan yang termasuk dalam kategori bullion bank di Indonesia antara lain PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Menurut penuturan Aviliani, tingkat penggunaan layanan bullion bank tersebut mencatatkan pertumbuhan hingga 3,4 kali lipat. Angka pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap kemudahan akses investasi emas yang disediakan oleh lembaga perbankan dan jasa keuangan terkait.

Di samping daya tarik bagi investor individu, emas juga menempati posisi krusial dalam lingkup perekonomian makro suatu negara. Hingga saat ini, memang tidak ada ketentuan secara pasti terkait besaran cadangan emas yang perlu dimiliki suatu negara agar mampu menjaga stabilitas nilai tukar mata uangnya. Walaupun demikian, keputusan untuk terus menambah kepemilikan emas tetap menjadi bagian mendasar dari strategi diversifikasi cadangan devisa bagi tiap-tiap negara dalam mengantisipasi ketidakpastian pasar internasional.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Bagi masyarakat yang hendak menyikapi tren ini secara bijak, langkah awal yang dapat ditempuh adalah memilih lembaga penyedia bullion bank terpercaya. Layanan dari PT Pegadaian maupun PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dapat dipilih untuk membuka fasilitas simpanan emas digital atau nontunai. Pendaftaran akun dapat dilakukan melalui aplikasi resmi lembaga terkait guna mempermudah akses transaksi pembelian berkala.

Langkah berikutnya adalah merencanakan alokasi modal secara berkala sesuai kemampuan finansial masing-masing. Pembelian emas nonfisik memberikan keleluasaan dalam menentukan jumlah alokasi dana secara bertahap seiring pergerakan harga pasar. Meski layanan bullion bank menawarkan kemudahan transaksi tanpa simpanan fisik, pergerakan harga emas tetap bergantung pada kondisi pasar global. Oleh karena itu, pengumpulan aset emas tetap perlu disesuaikan dengan manajemen risiko pribadi dan prinsip diversifikasi portofolio secara menyeluruh.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BSIBullion Bankinvestasi emasPT Pegadaian

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap