Peluang mendapatkan pembiayaan untuk kebutuhan konsumsi maupun pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM kini semakin terbuka. Salah satu bank di Indonesia, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), secara resmi mengalihkan fokus bisnisnya dengan memangkas penyaluran kredit ke segmen komersial dan korporasi. Sebagai gantinya, bank yang dipimpin oleh Direktur Utama Eri Budiono ini memperkuat pembiayaan pada segmen konsumer dan UMKM. Langkah strategis ini memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang membutuhkan dukungan modal.
Bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha atau memenuhi kebutuhan finansial pribadi, pergeseran fokus pendanaan BNC ini merupakan momentum yang tepat. Berdasarkan data keuangan Semester I 2026, penyaluran kredit BNC untuk segmen konsumer dan UMKM mengalami peningkatan sebesar 6,68 persen secara tahunan menjadi Rp5,8 triliun. Angka ini naik dari Rp5,44 triliun pada Semester I 2025. Meskipun secara total kredit BNC tercatat mengalami penurunan sebesar 11,79 persen menjadi Rp7,13 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp8,09 triliun, peningkatan porsi kredit ritel menunjukkan komitmen BNC pada sektor yang lebih merakyat.








