Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah sekitarnya telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengambil inisiatif untuk menggalang donasi. Penggalangan donasi ini ditujukan secara khusus untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh bencana alam tersebut. Langkah ini diambil oleh Pemko Padang sebagai wujud nyata dari solidaritas antardaerah dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Upaya penggalangan dana kemanusiaan ini secara resmi didukung oleh regulasi pemerintah daerah melalui Surat Edaran Nomor: 000/1/DINSOS-PDG/2026. Surat edaran tersebut secara spesifik mengatur tentang Pengumpulan Donasi Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur dan Sekitarnya. Pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus 2026, Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara langsung mengajak seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Padang serta segenap lapisan masyarakat yang ingin berdonasi untuk ikut serta memberikan bantuan. Ajakan dari Wali Kota Fadly Amran ini diharapkan dapat menggerakkan kepedulian bersama demi membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di NTT.
Pengguna QRIS Tembus 67 Juta, Sudah Terhubung dengan Enam Negara

Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa pengumpulan bantuan kemanusiaan ini bersifat sukarela dan dilakukan tanpa ada paksaan sama sekali bagi pihak mana pun yang ingin berpartisipasi. Solidaritas masyarakat untuk korban gempa di NTT sebenarnya sudah mulai terlihat sebelum penggalangan donasi ini resmi diumumkan secara luas. Sebagai contoh nyata dari kepedulian tersebut, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) sebelumnya telah mengirimkan bantuan logistik berupa makanan khas Sumatra Barat, yaitu rendang, sebanyak 700 kilogram. Bantuan rendang dari LKAAM ini diharapkan dapat langsung dimanfaatkan oleh para korban gempa bumi di lokasi bencana sebagai bantuan pangan.
Inisiatif cepat yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Padang dan berbagai elemen masyarakat ini tidak terlepas dari sejarah daerah itu sendiri. Kota Padang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para korban bencana alam karena Kota Padang sendiri pernah mengalami bencana gempa bumi besar pada tahun 2009 silam. Pengalaman pahit akibat guncangan gempa besar di masa lalu membuat masyarakat Kota Padang sangat memahami betapa sulitnya kondisi pascabencana dan betapa pentingnya uluran tangan dari pihak luar untuk memulihkan keadaan. Oleh karena itu, ingatan kolektif akan bencana tahun 2009 ini menjadi pemantik semangat kemanusiaan bagi warga Padang untuk membantu warga NTT.
Gubernur Lampung Alihkan KBM ke Daring Akibat Sebaran Abu Anak Krakatau

Untuk memudahkan penyaluran bantuan dari para donatur, Pemerintah Kota Padang menyediakan saluran donasi resmi yang transparan dan mudah diakses. Masyarakat yang ingin menyumbang dapat mengirimkan donasi mereka melalui transfer bank ke rekening Bank Nagari atas nama Baznas Kota Padang dengan nomor rekening resmi 1001.0210.04647.4. Selain melalui metode transfer bank konvensional, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk melakukan transaksi digital. Penyaluran donasi dapat dilakukan dengan memindai barcode QRIS yang telah disediakan dan tercantum di dalam surat edaran resmi penggalangan donasi tersebut. Melalui berbagai pilihan metode transaksi ini, diharapkan partisipasi masyarakat dapat berjalan dengan lebih maksimal dan bantuan dapat segera terkumpul untuk disalurkan ke NTT.






