tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Finansial

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

Retno PurwantoDiterbitkan 27 Agu 2026 - 00.59 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pasar saham domestik dinilai masih menyimpan ruang penguatan hingga penghujung 2026 di tengah dinamika kebijakan moneter. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 8.000 pada skenario paling optimistis, meskipun tekanan suku bunga dan perlambatan ekonomi masih membayangi pasar modal.

Berdasarkan konsensus manajer investasi yang bermitra dengan perseroan, pergerakan indeks saham sepanjang 2026 diproyeksikan bergulir di rentang 7.000 hingga 8.000. Rentang proyeksi ini disusun untuk memetakan arah pasar modal dalam menghadapi berbagai kondisi makroekonomi domestik maupun global.

Tiga Proyeksi Arah Indeks

WM Business Development & Market Research Head CIMB Niaga, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, menjelaskan bahwa pihaknya memetakan arah pergerakan IHSG ke dalam tiga skenario utama, yakni bull case, base case, dan bear case.

Dalam skenario bull case atau proyeksi paling optimistis, IHSG diperkirakan mampu melesat hingga mencapai level 8.000. Sementara itu, skenario dasar (base case) menempatkan indeks berada di kisaran 7.500. Adapun pada skenario paling konservatif (bear case), IHSG diproyeksikan tertahan di level 7.000.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Faktor Suku Bunga dan Valuasi Emiten

Penyusunan proyeksi tersebut mempertimbangkan kondisi perekonomian domestik yang saat ini berada dalam fase pengetatan sekaligus perlambatan. CIMB Niaga sendiri mengambil pandangan konservatif dengan melihat adanya potensi kenaikan BI Rate satu kali lagi pada 2026.

Kendati masih berpotensi naik satu kali, ruang bagi Bank Indonesia untuk terus mengerek suku bunga acuan dinilai semakin sempit. Posisi suku bunga saat ini dipandang telah mendekati puncaknya.

Kondisi suku bunga tinggi menjadi perhatian utama pasar karena berisiko mendongkrak biaya pendanaan (cost of fund) bagi emiten di bursa. Peningkatan beban pembiayaan tersebut pada akhirnya dapat memberikan tekanan langsung terhadap valuasi saham.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pertimbangan Portofolio Investor

Mencermati dinamika tersebut, pelaku pasar diimbau untuk lebih selektif dalam memilih instrumen saham. Peluang dari koreksi harga saham sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya tolok ukur dalam mengambil keputusan investasi.

Lanjar menyarankan investor untuk memprioritaskan saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) atau emiten yang memiliki struktur permodalan solid dengan rasio utang terhadap aset (debt-to-asset ratio) yang rendah, sehingga lebih tangguh menghadapi era suku bunga tinggi.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGInvestasiPasar Saham

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap