tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Dana Menipis, PBB Pangkas 50 Persen Bantuan Pangan untuk Warga Palestina di Tepi Barat

Lidya RumbayanDiterbitkan 4 Sep 2026 - 01.21 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dana Menipis, PBB Pangkas 50 Persen Bantuan Pangan untuk Warga Palestina di Tepi Barat
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terpaksa memangkas separuh atau 50 persen bantuan pangan bagi warga Palestina di kawasan Tepi Barat yang diduduki. Kebijakan pemotongan alokasi bantuan ini terpaksa dilakukan akibat krisis keterbatasan dana yang dialami badan tersebut.

Penurunan Drastis Jumlah Penerima Bantuan

Sebelum kebijakan pemangkasan diberlakukan, Program Pangan Dunia atau World Food Programme (WFP) secara rutin menyalurkan pasokan makanan, voucher, dan bantuan tunai kepada sekitar 400.000 orang di Tepi Barat. Penyaluran bantuan kemanusiaan ini terutama difokuskan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan dan wilayah bagian selatan, termasuk Hebron.

Namun, menyusul menyusutnya ketersediaan anggaran, WFP harus mengurangi cakupan penerima bantuan pangan di Tepi Barat mulai bulan ini menjadi hanya sekitar 200.000 orang.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Direktur WFP untuk Palestina Shaun Hughes menyatakan bahwa pembatasan pergerakan yang parah, pembongkaran, dan pemindahan yang meluas di Tepi Barat telah mengikis mata pencaharian warga Palestina. Berbagai faktor penekan tersebut dinilai berkontribusi langsung pada peningkatan angka kerawanan pangan di kalangan warga setempat.

Padahal, menurut catatan WFP, pekerja kemanusiaan sebelumnya tidak mengategorikan situasi yang terjadi di Tepi Barat sebagai krisis pangan. Kondisi di wilayah tersebut selama ini lebih diidentifikasi sebagai krisis hak asasi manusia yang kian memburuk akibat berbagai tekanan terhadap warga Palestina.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Penurunan Kontribusi Donor Barat dan Ancaman di Gaza

Krisis anggaran operasional WFP dipicu oleh merosotnya kontribusi pendanaan dari sejumlah negara donor Barat utama, termasuk Amerika Serikat. Sumbangan dana dari para donor tersebut turun tajam sejak tahun lalu menyusul pergeseran prioritas belanja negara-negara bersangkutan ke pemenuhan kebutuhan domestik serta sektor pertahanan.

Kondisi defisit pendanaan ini tidak hanya menghantam operasional kemanusiaan di Tepi Barat. WFP memperingatkan bahwa krisis pembiayaan ini turut mengancam kelangsungan operasi bantuan pangan yang tengah dijalankan untuk membantu sekitar 1,5 juta orang di Gaza.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PBB

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap