Sebagian besar masyarakat Indonesia masih terbiasa mengelola keuangan dengan cakupan waktu pendek. Temuan Sun Life Financial Resilience Index 2026 mencatat sebanyak 48 persen masyarakat belum memiliki rencana keuangan jangka panjang atau sekadar menyusun perencanaan hingga satu tahun ke depan. Di sisi lain, kepemilikan rencana jangka panjang terbukti berdampak signifikan terhadap ketahanan mental finansial; kelompok yang memilikinya mencatatkan tingkat kepercayaan diri finansial mencapai 86 persen, berbanding jauh dengan angka 25 persen pada kelompok yang tidak merencanakannya.
Kesenjangan kesiapan tersebut mendorong pergeseran paradigma dari sekadar mengumpulkan aset menuju pengelolaan warisan lintas generasi. Pembahasan ini mengemuka dalam sesi Wealth Practice bertajuk "Legacy Beyond Wealth: Menyiapkan Nilai, Perlindungan dan Pilihan Hidup untuk Generasi Berikutnya" pada gelaran CIMB Niaga Wealth XPO 2026 yang diinisiasi Sun Life Indonesia bersama PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Dalam forum tersebut, Najwa Shihab menekankan bahwa transfer antargenerasi tidak boleh dipandang sebatas perpindahan materi fisik semata. Warisan mencakup penanaman nilai yang dapat menjadi panduan hidup mandiri bagi generasi penerus. Menurutnya, orang tua tidak dapat memilihkan jalan hidup anak secara mutlak, melainkan membekali mereka dengan nilai sebagai kompas serta fondasi penentu pilihan.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dari perspektif generasi penerus, Izzat Ibrahim Assegaf menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi masa depan bertumpu pada rasa aman dan kesinambungan nilai keluarga. Keberadaan instrumen proteksi finansial dipandang sebagai salah satu langkah konkret keluarga untuk membangun kesiapan tersebut secara terukur.
Kesiapan Hukum dan Instrumen Proteksi
Perencanaan warisan yang matang juga menuntut pemahaman regulasi agar tidak menimbulkan sengketa di masa mendatang. Notaris sekaligus Founder Kontrak Hukum, Rieke Caroline, memaparkan bahwa keluarga perlu menata aspek legalitas secara tertib, mulai dari pengelolaan dokumen resmi, penetapan waris, wasiat, hingga hibah yang diiringi dengan komunikasi terbuka antaranggota keluarga.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menegaskan bahwa perencanaan warisan merupakan bagian integral dari strategi kekayaan jangka panjang yang menyeluruh, sehingga langkah persiapannya perlu dimulai sejak dini tanpa menunggu usia senja.
Menjawab kebutuhan proteksi yang terstruktur, President Director Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menyampaikan pentingnya menerjemahkan konsep warisan ke dalam instrumen riil. Salah satu solusi yang dihadirkan melalui kemitraan Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga adalah produk asuransi jiwa tradisional X-Tra Proteksi Waris USD. Produk berdenominasi dolar AS ini menyediakan perlindungan jiwa hingga tertanggung mencapai usia 100 tahun, dengan opsi paket Prime, Signature, dan Excellence untuk mendukung kesinambungan finansial keluarga lintas generasi.






