Aksi perampokan dan penyekapan menimpa seorang dokter bernama Nico Rudy Tjowandi di tempat praktiknya di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Peristiwa tersebut diduga kuat melibatkan salah satu pasien korban sendiri.
Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Saat kejadian, tempat praktik medis milik dr. Nico sebenarnya sudah ditutup sejak pukul 20.00 WIB. Namun, pelaku tetap datang dan menerobos masuk sembari memanggil-manggil sang dokter dengan mengenakan penutup wajah sebo.
Kronologi Penyekapan dan Ancaman Senjata Tajam
Setelah berhasil masuk ke dalam ruangan, pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau ke arah korban. Dalam kondisi terancam, korban tidak berdaya saat pelaku menyekapnya dengan cara mengikat tangan, kaki, serta menutup mulut korban menggunakan lakban.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Pelaku kemudian menanyakan lokasi penyimpanan uang sembari menggeledah ruangan praktik tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sempat mengenali ciri-ciri pelaku melalui karakter suara serta postur tubuhnya, yang mengarah pada sosok salah satu pasien yang pernah ditanganinya.
Kerugian Materi dan Upaya Penyelamatan Diri
Dari aksi kejahatan ini, pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga, antara lain:
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

- Uang tunai dari dalam laci meja praktik dengan jumlah perkiraan lebih dari Rp 1 juta
- Satu unit ponsel model lama
- Satu buah cincin kawin seberat sekitar 4 gram
Kendati demikian, satu unit ponsel Android milik korban berhasil diselamatkan dari jarahan perampok. Korban sempat menyembunyikan gawai tersebut ke bawah meja sesaat sebelum pelaku meninggalkan lokasi.
Segera setelah pelaku melarikan diri, dr. Nico memanfaatkan ponsel yang tersisa untuk menghubungi tetangganya, Rudi, sekitar pukul 20.21 WIB guna meminta pertolongan dan melaporkan tindak pidana tersebut. Kasus ini kini tengah ditangani oleh jajaran kepolisian dari Polres Dairi.






