Pemerintah Kota Malang terus berupaya memperkuat kapasitas para pekerja di sektor Industri Hasil Tembakau (IHT) melalui penyelenggaraan program keterampilan alternatif. Inisiatif pembekalan keahlian ini disiapkan agar para tenaga kerja di lingkungan industri tembakau memiliki potensi kemampuan baru yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif sekaligus modal merintis usaha mandiri. Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berupaya memperluas kecakapan sumber daya manusia sehingga para pekerja tidak hanya bergantung pada satu jenis aktivitas kerja, melainkan memiliki daya saing yang lebih mandiri.
Pelaksanaan program keterampilan alternatif bagi para pekerja IHT ini dijalankan melalui peran aktif Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang. Diskopindag Kota Malang mengarahkan program ini agar dapat membuka berbagai peluang kerja baru serta menjadi bekal nyata bagi para pekerja dalam meningkatkan produktivitas mereka. Kehadiran program pelatihan ini diharapkan dapat membantu para peserta memperluas sumber pendapatan demi mendukung kesejahteraan ekonomi mereka di Kota Malang.
Salah satu bentuk pelatihan utama yang diberikan kepada para pekerja pabrik rokok di Kota Malang adalah pelatihan di bidang pengolahan ikan. Pemilihan materi pengolahan ikan didasarkan pada pertimbangan bahwa keterampilan ini dapat dipelajari secara praktis dan mudah dipahami oleh para peserta. Di samping kepraktisan proses belajarnya, produk olahan ikan juga memiliki potensi pengembangan usaha yang baik mengingat produk pangan merupakan kebutuhan pokok yang sangat dekat dengan konsumsi harian masyarakat luas.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Dalam proses pelaksanaannya, para karyawan pabrik rokok yang menjadi peserta mendapatkan pendampingan langsung dari instruktur yang berpengalaman. Materi pelatihan yang diajarkan dirancang secara terarah, tidak hanya berfokus pada cara mengolah bahan pangan berbasis ikan semata, tetapi juga mencakup penerapan prinsip higiene dan sanitasi. Pembekalan mengenai higiene dan sanitasi ini menjadi bagian penting agar produk olahan pangan yang dibuat memenuhi standar kebersihan yang tepat.
Program pelatihan ini juga memiliki keterkaitan dengan program bantuan sebelumnya, di mana sebagian peserta pelatihan tercatat telah memperoleh bantuan modal usaha berupa peralatan kerja. Dengan adanya pelatihan keterampilan pengolahan pangan ini, sarana peralatan kerja yang telah disalurkan sebelumnya diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan produktif peserta. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyatakan bahwa pembekalan keterampilan alternatif sangat diperlukan untuk memperluas kompetensi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi para pekerja IHT.
MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Seluruh rangkaian program pemberdayaan dan pembekalan keterampilan bagi pekerja sektor tembakau di Kota Malang ini didanai dengan memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pemanfaatan alokasi DBHCHT tersebut merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang berkaitan langsung dengan sektor Industri Hasil Tembakau di Kota Malang.






