Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk menuntaskan proyek pelebaran Jalan Wiyung-Menganti beserta infrastruktur pendukungnya pada masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi. Aksesibilitas jalan yang memadai dinilai mendesak guna memperlancar pergerakan ekonomi antarkawasan serta memangkas beban biaya distribusi logistik akibat kemacetan.
Koridor Wiyung-Menganti merupakan jalur arteri vital yang menghubungkan Surabaya dengan wilayah Gresik dan Sidoarjo. Syaifuddin, yang akrab disapa Kaji Ipuk, menegaskan bahwa pelebaran koridor ini perlu diintegrasikan dengan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) agar mempercepat akses kendaraan dari Surabaya barat menuju simpul logistik strategis, termasuk Pelabuhan Teluk Lamong. Target penyelesaian jalan Wiyung dan JLLB sejatinya sempat dipatok rampung pada 2023, namun mengalami penundaan akibat dampak pandemi COVID-19 dan sejumlah hambatan di lapangan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Rincian Proyek dan Target Multiyears
Pemerintah Kota Surabaya saat ini tengah melanjutkan pengerjaan fisik pelebaran koridor tersebut melalui skema tahun jamak (multiyears). Jalur yang digarap membentang dari perempatan Jalan Babatan UNESA ke arah barat hingga kawasan Wisma Lidah Kulon.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Hidayat Syah memaparkan rincian progres dan rencana teknis proyek tersebut:
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

- Realisasi Awal: Pengerjaan pelebaran jalan telah mencapai panjang 350 meter pada tahun 2025.
- Tahap Lanjutan (2026–2027): Total bentang pengerjaan mencapai 1.900 meter, dengan target penyelesaian fisik sepanjang 950 meter pada 2026.
- Masa Kontrak: Proyek ini resmi dikontrak sejak April 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Mei 2027.
- Spesifikasi Teknis: Pembangunan mencakup badan jalan selebar 10 meter, saluran drainase dengan konstruksi Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) selebar 5,4 meter, serta jalur pedestrian atau trotoar selebar 3 meter di sisi selatan jalan.
Penyelesaian koridor Wiyung-Menganti diharapkan dapat segera mengurai titik kepadatan lalu lintas harian warga sekaligus menopang kelancaran jalur niaga lintas wilayah di Jawa Timur.






