tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Edukasi

Dulu Dosen, Kini Leny Jadi Guru Mandarin Sesama Napi Lapas Perempuan Bandung

Retno PurwantoDiterbitkan 26 Agu 2026 - 01.16 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dulu Dosen, Kini Leny Jadi Guru Mandarin Sesama Napi Lapas Perempuan Bandung
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Aktivitas pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandung, Jawa Barat, diwarnai dengan program pelatihan bahasa asing yang diinisiasi oleh warga binaan. Leny (42), seorang narapidana yang pernah berprofesi sebagai dosen di Beijing, China, mengajar bahasa Mandarin kepada sesama rekan narapidana di balik jeruji besi.

Leny telah menjalani masa pidana hampir dua tahun di lapas tersebut. Perempuan berdarah Tionghoa ini sebelumnya menetap di China selama kurang lebih 28 tahun dan sempat bekerja sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Beijing serta menjadi penerjemah. Ia divonis hukuman 4 tahun 6 bulan penjara atas kasus penipuan pemberangkatan siswa ke China dan operasional kursus bahasa Mandarin ilegal.

Metode Belajar Interaktif untuk Warga Binaan

Inisiatif kelas bahasa Mandarin dirintis Leny sejak tahun 2025. Saat pertama kali dibuka, kelas tersebut hanya diikuti oleh 12 narapidana. Namun, metode pengajaran yang santai dan menekankan percakapan sehari-hari membuat minat warga binaan meningkat pesat.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Leny memilih tidak membebani peserta dengan teori tata bahasa yang kaku atau keharusan menghafal karakter Hanzi. Pembelajaran difokuskan pada pengucapan, angka, perkenalan diri, dan lagu. Leny menuliskan aksara Hanzi di papan tulis sementara peserta mencatat pelafalannya dalam Pinyin. Berkat pendekatan tersebut, jumlah peserta kelas berdurasi satu jam ini melonjak menjadi sekitar 50 hingga 60 orang pada Maret 2025.

Perubahan Dinamika Kelas dan Keterampilan Lain

Perjalanan kelas Mandarin tersebut mengalami perubahan pada Januari 2026 saat seorang tenaga pengajar sosial dari pihak gereja mulai masuk ke Lapas Perempuan Bandung. Leny kemudian mengambil peran pendamping dan tidak lagi menjadi pengajar utama.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Seiring peralihan metode pengajaran ke format yang lebih teoretis dan fokus pada nada suara (tones), minat peserta mengalami penurunan drastis. Jumlah narapidana yang bertahan mengikuti kelas menyusut dari puluhan orang menjadi sekitar sembilan orang.

Selain mengajar bahasa Mandarin, Leny memanfaatkan fasilitas salon di lapas untuk membagikan keahlian pijat refleksi yang ia pelajari dari kegiatan ekstrakurikuler semasa sekolah di China. Selama menjalani hukuman, ia juga mengikuti program vokasi gratis yang disediakan lapas, seperti pelatihan pembuatan batik dan kue (bakery), yang diharapkan menjadi bekal keterampilan setelah masa pidana selesai.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap