tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,2 Persen pada 2026 di Tengah Tantangan Global

Ance ManoppoDiterbitkan 15 Sep 2026 - 00.23 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,2 Persen pada 2026 di Tengah Tantangan Global
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Perekonomian Indonesia diperkirakan tetap mampu mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sekitar 5,2 persen pada 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh sejumlah faktor fundamental di dalam negeri, mulai dari aktivitas investasi, realisasi belanja pemerintah, hingga geliat aktivitas ekonomi domestik yang masih solid serta ditopang oleh kebijakan pemerintah.

Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia, Irman Faiz, menjelaskan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional tersebut berlangsung di tengah lanskap perekonomian global yang masih diliputi berbagai tantangan. Perekonomian dunia pada 2026 diperkirakan masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga energi, tingkat suku bunga acuan global yang bertahan tinggi, serta berlanjutnya tren perlambatan ekonomi dunia. Secara global, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mengalami perlambatan dari 3,5 persen pada 2025 menjadi 3,0 persen pada akhir 2026, sebelum diproyeksikan mulai pulih kembali pada 2027.

Hilirisasi dan Pusat Data Jadi Penopang Baru

Di tengah pelemahan ekonomi global tersebut, aktivitas investasi tetap menjadi motor utama penopang pertumbuhan nasional. Arus investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) ke Indonesia menunjukkan tren positif, khususnya pada sektor hilirisasi, industri logam dasar, dan pembangunan pusat data (data center). Kehadiran sektor-sektor ini mulai menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi tanah air.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Selain itu, peluang yang berasal dari hilirisasi industri, pengembangan ekonomi digital, serta pembangunan fasilitas data center dinilai berpotensi besar menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia dalam jangka menengah hingga jangka panjang.

Tantangan Eksternal dan Respons Kebijakan

Kendati prospek domestik masih menjanjikan, perekonomian Indonesia tetap menghadapi dinamika dari faktor eksternal. Defisit transaksi berjalan diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya seiring tingginya nilai impor energi serta dampak dari perlambatan ekonomi yang dialami sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Untuk merespons tekanan eksternal tersebut dan menjaga stabilitas pasar keuangan, Bank Indonesia terus memperkuat berbagai instrumen kebijakan. Langkah bank sentral ini diarahkan untuk mendorong pendalaman pasar keuangan, khususnya memperkokoh likuiditas dan stabilitas pada pasar valuta asing domestik.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiBank IndonesiaPertumbuhan EkonomiHilirisasi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap