Pertumbuhan ekonomi kreator digital terus menunjukkan dinamika yang kuat di tingkat global. Platform kreasi dan pengeditan video CapCut mencatat bahwa ekosistem pembuat kontennya kini melibatkan lebih dari enam juta kreator templat yang secara konsisten menghasilkan lebih dari 400 ribu templat baru setiap harinya.
Secara keseluruhan, platform ini telah menjangkau lebih dari 660 juta pengguna yang tersebar di lebih dari 170 pasar di seluruh dunia, serta hadir dalam 30 bahasa. Besarnya basis pengguna tersebut turut mendorong tingginya volume konten yang diproduksi. Sepanjang tahun 2026, komunitas pengguna platform telah menghasilkan lebih dari enam miliar kreasi orisinal yang mencakup berbagai format, mulai dari gambar dan klip video hingga efek visual.
Peran Integrasi Teknologi AI
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut menjadi penggerak utama dalam memfasilitasi aktivitas kreatif para pengguna. CapCut saat ini menyediakan lebih dari 85 fitur AI yang dirancang untuk mendukung proses pembuatan konten secara praktis.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Pemanfaatan alat-alat berbasis AI tersebut tercermin dari tingginya aktivitas harian, di mana lebih dari tujuh juta kreator memanfaatkan berbagai fitur kecerdasan buatan di platform setiap harinya untuk mempermudah alur kerja mereka.
Peluncuran Fitur Skills untuk Berbagi Alur Kerja
Global Head of CapCut Xiaoqi Fu menyatakan bahwa arah pengembangan teknologi platform difokuskan untuk membuat proses kreatif dapat diakses dan dilakukan oleh lebih banyak orang. Kemudahan akses ini bertujuan agar siapa pun dapat mengekspresikan ide mereka secara lebih efisien.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Untuk mendukung kolaborasi dan transfer keahlian antar-pembuat konten, CapCut juga memperkenalkan fitur bertajuk "Skills". Fitur ini memungkinkan para kreator untuk menyimpan sekaligus membagikan gaya visual, alur kerja pengeditan, serta teknik teknis di balik karya yang mereka ciptakan kepada komunitas yang lebih luas.






