tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Ekosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSI

Wulan WijayaDiterbitkan 8 Agu 2026 - 13.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSI
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perkembangan industri keuangan di Indonesia terus menunjukkan tren yang sangat positif, terutama dalam sektor pengelolaan logam mulia. Pada paruh pertama tahun 2026, total kelolaan emas dalam ekosistem kegiatan usaha bulion di Indonesia secara luar biasa berhasil menembus angka lebih dari 150 ton emas. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru yang mempertegas potensi besar dari industri bulion di tanah air, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi dan pengelolaan berbasis emas. Angka kelolaan yang mencapai lebih dari 150 ton emas pada paruh pertama tahun 2026 ini menunjukkan bahwa ekosistem bulion nasional memiliki pondasi yang kuat untuk terus berkembang di masa depan.

Di balik kesuksesan pengelolaan emas yang mencapai lebih dari 150 ton tersebut, terdapat peran penting dari institusi keuangan yang telah mengantongi izin resmi untuk menjalankan kegiatan ini. Hingga saat ini, terdapat dua lembaga keuangan utama di Indonesia yang telah secara resmi memperoleh izin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha bulion. Kedua lembaga keuangan tersebut adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian (Persero). Sebagai entitas yang dipercaya memegang lisensi resmi, PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian (Persero) memegang tanggung jawab besar dalam mengelola dan mengoperasikan ekosistem transaksi serta layanan emas bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Ekosistem pengelolaan emas yang dijalankan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian (Persero) ini tidak hanya terbatas pada satu jenis layanan saja, melainkan mencakup ekosistem yang sangat luas dan terintegrasi. Secara mendalam, total kelolaan emas yang melampaui 150 ton pada paruh pertama tahun 2026 tersebut mencakup berbagai jenis layanan keuangan berbasis emas. Layanan-layanan tersebut meliputi simpanan emas, penitipan emas, pembiayaan emas, serta perdagangan emas. Keberadaan layanan simpanan, penitipan, pembiayaan, dan perdagangan emas ini memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat untuk mengelola aset emas mereka secara aman dan produktif melalui lembaga keuangan yang sah.

Baca Juga

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Cara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Upaya pengembangan dan penguatan ekosistem bulion di Indonesia ini tidak berjalan tanpa arah yang jelas. Seluruh langkah strategis yang diambil oleh para pelaku industri dan otoritas terkait telah diselaraskan dengan Roadmap Ekosistem dan Kegiatan Usaha Bulion 2026-2031. Peta jalan atau roadmap yang dirancang untuk periode 2026 hingga 2031 ini menjadi panduan penting bagi arah perkembangan jangka panjang industri bulion di Indonesia. Dengan adanya penyelarasan terhadap Roadmap Ekosistem dan Kegiatan Usaha Bulion 2026-2031, diharapkan pertumbuhan industri ini dapat berjalan secara terstruktur, aman, dan mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional.

Masa depan kegiatan usaha bulion di Indonesia dinilai memiliki prospek yang sangat cerah oleh regulator. Proyeksi positif ini disampaikan oleh Agusman, yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML). Agusman memproyeksikan bahwa kegiatan usaha bulion di tanah air akan terus tumbuh secara positif ke depannya. Sebagai Kepala Eksekutif Pengawas PVML, Agusman menilai bahwa potensi pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor kunci yang saling berkaitan erat dalam ekosistem keuangan nasional.

Baca Juga

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Menurut penjelasan dari Agusman selaku Kepala Eksekutif Pengawas PVML, proyeksi pertumbuhan positif dari kegiatan usaha bulion ini akan sangat didorong oleh terus meningkatnya minat masyarakat terhadap emas serta langkah-langkah penguatan ekosistem bulion nasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya kombinasi antara peningkatan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan simpanan, penitipan, pembiayaan, dan perdagangan emas, serta komitmen kuat dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian (Persero) dalam memperkuat ekosistem nasional, industri bulion di Indonesia diyakini akan terus melaju pesat sejalan dengan target-target yang telah ditetapkan dalam Roadmap Ekosistem dan Kegiatan Usaha Bulion 2026-2031.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasi emasUsaha BulionPegadaianBank Syariah Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Cara Raditya Dika Memilih Pasta Gigi untuk Menunjang Profesi Kreator KontenCara Meningkatkan Produksi Sayuran dengan Benih Tahan Hama dan Cuaca EkstremHarga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak TransaksinyaOJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis KreditBank Kasikorn Indonesia Siapkan Aksi Rights Issue untuk Perkuat Modal dan KreditUnilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATIPanduan Memenuhi Saldo Minimal Nasabah Prioritas BRI, Mandiri, dan BNI per Agustus 2026Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru di YouTube Adalah Hoaks

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap