PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), produsen makanan bayi asal Indonesia, resmi mencatatkan perubahan pengendali setelah Saiko Consultancy Pte Ltd merampungkan pembelian 750 juta lembar saham dengan total nilai transaksi Rp17,6 miliar.
Berikut rangkuman informasi penting terkait proses akuisisi, struktur transaksi, dan dampaknya terhadap kepemilikan saham NAYZ.
Siapa Pengendali Baru NAYZ?
Pengendali baru PT Hassana Boga Sejahtera Tbk adalah Saiko Consultancy Pte Ltd. Melalui transaksi yang diselesaikan pada 19 Agustus 2026, Saiko mengambil alih 750 juta lembar saham NAYZ dari pemilik sebelumnya, Asia Intrainvesta (disebut juga Asia Intravesta).
Dengan selesainya transaksi tersebut, Saiko kini menguasai 29,41% hak suara dan kepemilikan di NAYZ, sekaligus bertindak sebagai pemegang saham pengendali baru perseroan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Berapa Harga dan Nilai Akuisisi Saham NAYZ?
Saiko membeli saham NAYZ pada harga pelaksanaan Rp23,5 per lembar saham. Mengingat volume yang dialihkan mencapai 750 juta lembar, total dana yang dikeluarkan dalam transaksi ini bernilai Rp17,6 miliar.
Transaksi pada 19 Agustus 2026 ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement) yang telah ditandatangani oleh Saiko dan pihak penjual pada 30 Juni 2026.
Apa Alasan di Balik Pengambilalihan Ini?
Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, aksi akuisisi ini dilaksanakan untuk mendukung rencana ekspansi serta memperkuat operasional bisnis Saiko ke depan.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Bagaimana Rencana Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer)?
Sebagai konsekuensi perubahan pengendali sesuai regulasi pasar modal, pengendali baru diwajibkan menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham publik.
Untuk merealisasikan kewajiban tersebut, Saiko telah menunjuk afiliasinya, Saiko Consultancy Grand鈥攅ntitas yang 99,98% sahamnya dimiliki oleh Saiko鈥攗ntuk mengeksekusi penawaran tender wajib sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagaimana Posisi Harga Akuisisi Dibandingkan Harga IPO dan Pasar?
Harga pengambilalihan NAYZ di level Rp23,5 per saham mencatatkan perbedaan signifikan jika dibandingkan dengan riwayat harga historis dan harga pasar terkini:
- Harga IPO (Februari 2023): NAYZ mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada harga Rp100 per saham. Artinya, harga akuisisi oleh Saiko setara dengan sekitar seperempat dari harga saat IPO.
- Harga Pasar (18 Agustus 2026): Sehari sebelum transaksi rampung, saham NAYZ ditutup pada level Rp58 per saham. Harga pasar tersebut tercatat sekitar 147% lebih tinggi dibandingkan harga negosiasi pengambilalihan oleh Saiko.






