Peristiwa kemunculan seekor macan kumbang menghebohkan warga Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, pada hari Rabu (12/8). Satwa liar berupa macan hitam tersebut secara mengejutkan masuk ke dalam lingkungan permukiman warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Batang. Keberadaan satwa liar ini sempat menggemparkan warga masyarakat setempat lantaran macan kumbang tersebut diketahui sempat masuk ke dalam area rumah milik warga serta kandang ayam milik warga yang berlokasi tepat di Dukuh Ngasinan RT 16 RW 03.
Mendapati adanya ancaman dari satwa liar yang masuk di tengah permukiman warga Dukuh Ngasinan RT 16 RW 03 tersebut, langkah penanganan dan evakuasi segera dipersiapkan di lokasi. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim ahli telah tiba di lokasi kejadian keberadaan macan kumbang dan langsung menyiapkan tindakan pembiusan. Prosedur tindakan pembiusan ini disiapkan secara cermat oleh tim ahli agar proses penanganan terhadap satwa liar tersebut dapat berlangsung aman, terukur, serta tidak menimbulkan risiko bahaya bagi keselamatan warga maupun petugas.
Pelaksanaan evakuasi macan kumbang di lokasi permukiman ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan mengandalkan sinergi tim gabungan dari berbagai instansi terkait. Proses evakuasi tersebut melibatkan tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Rimbawanto, tim dari Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan Drh Bowo, petugas Damkar, BPBD Kabupaten Batang, serta jajaran Muspika Bawang. Kerjasama dan sinergi dari seluruh unsur tim gabungan ini sangat penting dalam mendukung kelancaran penanganan di lokasi kejadian.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Upaya penanganan yang dilaksanakan oleh tim gabungan akhirnya berhasil melumpuhkan keberadaan macan kumbang di permukiman tersebut. Sekitar pukul 11.30 WIB, satwa liar tersebut berhasil dilumpuhkan secara terukur dengan menggunakan tembakan obat bius. Setelah macan kumbang berhasil dilumpuhkan menggunakan tembakan obat bius, petugas tim gabungan langsung memasukkan macan hitam itu ke dalam kandang khusus yang telah disiapkan sebelumnya guna memfasilitasi pemindahan satwa dari area rumah dan kandang ayam milik warga Dukuh Ngasinan RT 16 RW 03.
Pada saat dievakuasi oleh tim gabungan, macan kumbang diketahui berada dalam kondisi fisik yang kelaparan serta mengalami luka di bagian kaki. Mengenai penyebab masuknya satwa liar ke wilayah permukiman warga, Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto memberikan penjelasan terkait dugaan sementara peristiwa tersebut. Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto menduga macan kumbang tersebut turun ke permukiman warga untuk mencari makan karena salah satu kakinya mengalami luka, sehingga menyulitkannya beradaptasi dalam mencari makanan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Setelah berhasil dievakuasi dari lingkungan permukiman warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, macan hitam tersebut selanjutnya dibawa ke Safari Beach Jateng di Batang yang berfungsi sebagai lembaga konservasi. Di lembaga konservasi Safari Beach Jateng di Batang tersebut, macan kumbang yang dievakuasi oleh tim dari BKSDA Provinsi Jawa Tengah beserta tim gabungan kini mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Perawatan medis tersebut diberikan guna mengobati luka pada kakinya serta memulihkan kondisi fisik macan kumbang yang mengalami kelaparan.






