Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menetapkan ketahanan energi sebagai fokus utama dalam pemeriksaan tematik nasional yang akan dilaksanakan pada Semester II 2026. Langkah strategis ini dirancang secara khusus untuk mengawal agenda prioritas pembangunan yang tertuang dalam program Asta Cita, khususnya pada sektor ketahanan energi. Energi diposisikan sebagai penopang utama pembangunan nasional karena perannya yang sangat esensial. Ketua BPK, Isma Yatun, menegaskan bahwa sektor energi mendukung langsung berbagai aspek vital, mulai dari pertumbuhan ekonomi, keberlangsungan industri, transportasi, pertanian, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat luas. Oleh karena itu, BPK berkomitmen penuh untuk mengawal pengelolaan sektor ini agar berjalan secara akuntabel dan transparan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh publik.








