Warga di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dikejutkan oleh penemuan dua granat asap di sebuah lahan kosong pada Rabu (16/9/2026). Tim penjinak bom dari Detasemen Gegana Polda Metro Jaya langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan serta mengamankan kedua benda tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, granat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Benda tersebut mulanya didapati oleh seorang warga yang merupakan pemulung bersama warga sekitar yang berada di area lahan kosong tersebut.
Evakuasi dan Sterilisasi oleh Detasemen Gegana
Mendapati laporan mengenai penemuan benda mencurigakan tersebut, personel Detasemen Gegana Polda Metro Jaya segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pengamanan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, dipastikan bahwa kedua benda yang ditemukan tersebut merupakan granat asap yang sudah berada dalam kondisi tidak aktif.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Petugas Gegana kemudian mengevakuasi dan mengamankan kedua granat asap tak aktif itu dari area lahan kosong. Selain membawa barang bukti, personel Detasemen Gegana juga melakukan sterilisasi menyeluruh di sekitar lokasi penemuan untuk memastikan kawasan tersebut benar-benar bebas dari potensi bahaya.
Setelah tindakan sterilisasi selesai dilakukan, aparat memastikan lokasi tersebut telah kembali aman dan masyarakat sekitar dipersilakan untuk menjalankan aktivitas secara normal seperti sediakala.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Polisi Selidiki Riwayat Penggunaan Granat
Untuk mendalami kronologi kejadian, pihak kepolisian meminta keterangan dari warga yang pertama kali menemukan granat. Saksi pemulung tersebut tengah diambil keterangannya dan diperiksa di Polsek Cempaka Putih.
AKBP Sang Ngurah Wiratama Satria Pathy menyampaikan bahwa verifikasi benda tersebut sebagai granat asap didasarkan pada hasil pemeriksaan langsung oleh Detasemen Gegana Polda Metro Jaya. Setelah mengamankan granat, pihak Gegana masih melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui riwayat penggunaan sebelum granat tak aktif tersebut akhirnya ditemukan tergeletak di lahan kosong kawasan Cempaka Putih.






