Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status aktivitas Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung sejak 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB. Peningkatan status ini diambil menyusul erupsi yang terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB dengan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak atau kurang lebih 5.960 meter di atas permukaan laut.
Seiring meningkatnya status vulkanik, PVMBG mengeluarkan rekomendasi ketat agar masyarakat maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Area terlarang mencakup radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara. Patroli gabungan yang melibatkan unsur TNI dan Polri juga telah diterjunkan ke titik-titik rawan, termasuk kawasan Danau Lau Kawar yang dipastikan steril dari pengunjung.
Evakuasi dan Penanganan Pengungsi
Aktivitas vulkanik tersebut berdampak pada beberapa permukiman di Kabupaten Karo, antara lain Desa Ndokum Siroga dan Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat, serta Desa Payung di Kecamatan Payung. Warga dari Desa Kuta Tengah untuk sementara telah diarahkan mengungsi ke wilayah aman di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Hingga Jumat (4/9), data penanganan mencatat sebanyak 208 kepala keluarga atau 650 jiwa terdaftar sebagai pengungsi. Dari jumlah tersebut, sekitar 405 jiwa menempati Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada di Desa Sukatepu. Pemerintah daerah telah mengaktifkan dapur umum guna memenuhi konsumsi warga sebanyak tiga kali sehari, sekaligus menjamin ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi di lokasi penampungan.
Untuk meminimalkan gangguan pada sektor pendidikan, SD Negeri 040475 Tiga Serangkai melangsungkan kegiatan belajar mengajar darurat di posko pengungsian. Sementara itu, siswa jenjang SMP yang menempuh pendidikan di luar desa difasilitasi transportasi antar-jemput oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Mitigasi Dampak Abu Vulkanik
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mendistribusikan masker kepada warga guna mengantisipasi paparan debu vulkanik. Di samping itu, penyiraman jalan dilakukan pada kawasan dengan intensitas lalu lintas dan aktivitas padat, termasuk di pusat Kota Berastagi.
Berdasarkan pengamatan visual Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung pada Jumat (4/9) periode pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, teramati asap kawah utama berwarna putih tebal dengan tinggi sekitar 300 hingga 500 meter di atas puncak. Pada periode pengamatan tersebut, tidak terekam adanya aktivitas kegempaan.






