tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Keuangan

Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat 5,29 Persen

Ance ManoppoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 03.22 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat 5,29 Persen
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga didukung pertumbuhan intermediasi yang solid di tengah perlambatan ekonomi global. Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulan Agustus 2026, ekonomi domestik pada kuartal II 2026 tumbuh kuat sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi memaparkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama laju pertumbuhan nasional, di samping kontribusi positif dari investasi dan belanja pemerintah. Kondisi stabilitas harga di dalam negeri juga relatif terkendali dengan realisasi inflasi Agustus 2026 di angka 3,19 persen (yoy). Kendati demikian, sektor industri pengolahan domestik menghadapi tantangan seiring aktivitas manufaktur yang masuk ke zona kontraksi dengan Purchasing Managers' Index (PMI) berada di level 49,8.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Tantangan Geopolitik dan Moderasi Pertumbuhan Global

Kondisi ekonomi domestik yang resilien ini berbanding terbalik dengan momentum perekonomian global yang cenderung melambat pada kuartal II 2026. Di Amerika Serikat, ekspansi ekonomi tercatat melambat di bawah perkiraan pasar, dibarengi dengan pasar tenaga kerja yang termoderasi dan tingkat inflasi yang masih tinggi meski berada dalam tren menurun. Pada periode yang sama, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) China melambat ke level 4,3 persen (yoy) dengan indikasi pelemahan yang berlanjut pada permintaan domestik serta sektor produksi.

Dari sisi rantai pasok dan pasar komoditas, ketidakpastian dipicu oleh tingginya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah seiring berlarutnya konflik di Iran dan penutupan jalur distribusi energi di Selat Hormuz. Gangguan logistik energi tersebut memicu volatilitas harga minyak serta komoditas mentah dunia. Tekanan inflasi global kian diperberat oleh dampak El Nino berkepanjangan yang menimbulkan kekeringan dan kebakaran hutan di berbagai belahan dunia.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Di pasar keuangan internasional, imbal hasil obligasi pemerintah di negara maju kembali mencatatkan kenaikan. Pergerakan yield tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan pendanaan belanja modal hyperscalers di tengah sikap bank sentral global yang masih menerapkan kebijakan moneter restriktif.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertumbuhan EkonomiOJK

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap