tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

Heboh Dentuman di Bandung Raya, BMKG Akhirnya Buka Suara

Sri NugrohoDiterbitkan 6 Sep 2026 - 02.01 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Heboh Dentuman di Bandung Raya, BMKG Akhirnya Buka Suara
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Suara dentuman misterius yang terdengar berulang kali menghebohkan warga di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya pada Sabtu (5/9/2026) dini hari. Menanggapi laporan masyarakat mengenai suara dentuman yang terjadi pada rentang pukul 00.30 hingga 05.00 WIB tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memberikan klarifikasi resmi.

Berdasarkan hasil analisis data pemantauan instrumen, BMKG memastikan bahwa dentuman tersebut bukan bersumber dari aktivitas gempa bumi lokal maupun fenomena cuaca ekstrem di wilayah Bandung Raya.

Hasil Pemantauan Seismik dan Cuaca Lokal

Analisis data seismik BMKG menunjukkan tidak ada aktivitas kegempaan di Bandung dan sekitarnya sepanjang kurun waktu laporan suara dentuman berlangsung. Dengan demikian, potensi gempa bumi lokal sebagai pemicu dapat dipastikan nihil.

Baca Juga

Sopir Travel Ditembak Mati KKB di Wamena, Pelaku Diburu

Sopir Travel Ditembak Mati KKB di Wamena, Pelaku Diburu

Dari aspek meteorologi, alat pemantau sambaran petir (Lightning Detector) mencatat aktivitas petir di Bandung Raya berada pada intensitas rendah dan tergolong tidak signifikan. Kondisi cuaca regional pada saat itu terpantau cerah, dengan hembusan angin yang konsisten bertiup dari arah Timur ke Barat. Data ini menepis dugaan adanya fenomena cuaca ekstrem lokal yang memicu dentuman.

Analisis Gunung Anak Krakatau dan Anomali Magnetik

BMKG juga menelusuri kemungkinan sumber suara dari aktivitas vulkanik luar daerah. Meskipun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi melalui citra satelit serta anomali seismogram di Pulau Sebesi pada pukul 23.08 WIB dan 23.32 WIB, gelombang suara tersebut dinilai kecil kemungkinannya merambat sampai ke Bandung. Pola tiupan angin yang bergerak dari arah Timur ke Barat memperkecil peluang transmisi suara dari wilayah perairan Selat Sunda menuju Bandung Raya.

Baca Juga

Truk Diduga Alami Rem Blong Tabrak Mobil Parkir dan Dua Bangunan di Jalur Puncak Bogor

Truk Diduga Alami Rem Blong Tabrak Mobil Parkir dan Dua Bangunan di Jalur Puncak Bogor

Di sisi lain, stasiun pemantauan magnet bumi di Sukabumi (SKB) dan Serang (SRG) mencatat adanya gangguan magnetik internal bumi pada periode 4 September pukul 23.00 WIB hingga 5 September pukul 02.00 WIB. Pengamatan instrumen memastikan tidak ada aktivitas badai matahari yang menyertai gangguan magnetik tersebut.

BMKG menegaskan bahwa temuan anomali instrumen di sejumlah titik tersebut belum dapat disimpulkan secara langsung sebagai penyebab pasti suara dentuman yang didengar warga. Masyarakat di Bandung Raya diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan isu spekulatif yang belum teruji kebenarannya, serta memantau perkembangan melalui saluran komunikasi resmi BMKG.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap