Komunitas alumni pencinta alam SMAN 8 Jakarta (Expa) resmi meluncurkan buku berjudul EXPA Ruang Belajar Menjadi Manusia: Perjalanan Pencinta Alam dalam rangkaian perayaan HUT ke-68 Smandel. Karya setebal 280 halaman tersebut mendokumentasikan dinamika pembinaan karakter melalui kegiatan alam bebas dari sudut pandang lintas generasi.
Seremoni peluncuran sekaligus bedah buku digelar di lingkungan SMAN 8 Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026. Pembukaan acara ditandai dengan aksi atraktif dua siswa anggota Putra-Putri Pencinta Alam (Puapala) yang membentangkan replika sampul buku berukuran besar dengan menurunkannya dari dinding panjat (wall climbing) setinggi 15 meter.
Setelah atraksi tersebut, buku diserahkan secara simbolis kepada Kepala SMAN 8 Jakarta Ubaidillah, fotografer senior Don Hasman, dan Ketua EXPA Darius Krisdanu Purwana.
Kolaborasi Lintas Angkatan dan Rencana Distribusi
Buku yang diterbitkan oleh Prenada Media Jakarta pada Agustus 2026 ini memuat tulisan dari 27 kontributor yang terdiri atas siswa, alumni, serta guru. Penyusunannya digarap oleh tim editor lintas angkatan, yakni Suradi dan Sulistya Pribadi (Smandel'82), Didot Mpu Diantoro (Smandel'83), Endang Mariani (Smandel'84), dan Raditya Padmawangsa (Smandel'85). Sementara itu, tata letak dan desain sampul dikerjakan oleh Aa Sugriwa (Smandel'91).
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain ditujukan bagi keluarga besar alumni Smandel, buku ini disiapkan untuk menjangkau masyarakat umum dan rencananya akan didistribusikan melalui jaringan toko buku Gramedia.
Eksplorasi Nilai Karakter di Balik Aktivitas Alam Bebas
Sesi bedah buku yang berlangsung di Aula Sasana Krida SMAN 8 Jakarta dipandu oleh Endang Mariani. Diskusi menghadirkan tiga penanggap utama, yaitu jurnalis senior dan Guru Besar Filsafat Bahasa Prof. Wahyu Wibowo (Smandel'75), pelatih profesional Agus Rusono, serta Sekjen EXPA Didiek Pranowo.
Sejumlah perwakilan komunitas dan organisasi pencinta alam turut hadir, di antaranya MAPALA UI, KAPA UI, Kerabat Pencinta Alam (KPA), Sispala DKI Jakarta, Forum Pendaki Jabodetabek, CEO Big Adventure Giga, Ketua KPA Evayanti, serta perwakilan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) DKI Jakarta Sigit Prabowo.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Perwakilan FMI DKI Jakarta Umar Freudo menilai publikasi ini memberikan perspektif yang jarang diangkat dalam literatur pendakian tanah air, khususnya mengenai korelasi langsung antara aktivitas mountaineering dan pembentukan kepribadian.
Menanggapi respons tersebut, Endang Mariani menyampaikan bahwa buku perdana ini ditargetkan menjadi pembuka bagi seri literasi teknis berikutnya. EXPA merencanakan penerbitan panduan teknis berkegiatan di alam terbuka, mulai dari penelusuran gua (caving), arung jeram (rafting), panjat dinding dan tebing (climbing), lintas alam (hiking), hingga prosedur penanganan bencana.






