tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Aplikasi

IHSG Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.652 di Awal Pekan

Wahyu SuryaniDiterbitkan 7 Sep 2026 - 09.06 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.652 di Awal Pekan
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan di zona hijau. Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (7/9/2026), indeks komposit menguat 15,61 poin atau 0,24% ke level 6.652,09.

Kendati dibuka dengan penguatan, pergerakan indeks langsung mengalami tekanan volatilitas tinggi. Data transaksi tiga menit pascapembukaan pasar menunjukkan IHSG berbalik melemah ke zona merah. Pada rentang awal tersebut, indeks sempat mencatatkan level tertinggi sementara di 6.662,61 sebelum terseret ke level terendah sementara di 6.626,92.

Aktivitas perdagangan pada awal sesi mencatatkan pergerakan harga yang cukup variatif. Sebanyak 231 saham berada di zona hijau, 108 saham tertekan ke zona merah, dan 351 saham tercatat stagnan tanpa perubahan harga. Volume transaksi awal tercatat mencapai 401,57 juta saham dengan estimasi nilai transaksi sekitar Rp277,41 miliar.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Dinamika Pasar Regional dan Sentimen Global

Pergerakan IHSG di pembukaan hari ini berlangsung di tengah tren positif mayoritas bursa saham kawasan Asia-Pasifik. Di Jepang, indeks Nikkei 225 terapresiasi hampir 1% dan indeks Topix naik 0,55% pada jam-jam awal perdagangan. Lonjakan signifikan terjadi di Korea Selatan, di mana indeks Kospi melesat 3,09% dan Kosdaq menguat 1,33%. Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 cenderung bergerak mendatar.

Kondisi pasar global juga masih dibayangi dinamika geopolitik internasional, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih diwarnai aksi saling serang di tengah proses diplomasi. Di sisi moneter, penguatan ekspektasi terhadap arah kebijakan The Federal Reserve kembali menjadi fokus pelaku pasar menyusul rilis data ketenagakerjaan AS yang tercatat solid.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Faktor Domestik dan Eksternal yang Dipantau Pasar

Pelaku pasar keuangan domestik pekan ini mencermati sejumlah rilis data indikator ekonomi penting dari dalam negeri, meliputi cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen, serta data penjualan eceran.

Dari ranah internasional, fokus investor tertuju pada publikasi data ekonomi China, pengumuman suku bunga acuan oleh Bank Sentral Eropa (ECB), dan data inflasi Amerika Serikat yang akan menentukan arah sentimen pasar keuangan global ke depan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGSahamPasar ModalBursa Efek Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap