tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.636 Tertekan Koreksi Saham Unggulan

Andi SompaDiterbitkan 5 Sep 2026 - 01.17 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.636 Tertekan Koreksi Saham Unggulan
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (4/9/2026). IHSG tercatat turun sebesar 31,42 poin atau melemah 0,47% ke posisi 6.636,48.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks saham domestik sempat dibuka menguat pada level 6.695,69 dan menembus titik tertinggi hariannya di 6.704,13. Namun, IHSG kemudian berbalik tertekan hingga menyentuh level terendah di 6.633,93 sebelum akhirnya mengakhiri perdagangan di posisi 6.636,48.

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mencatatkan volume transaksi sebesar 35,80 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp15,04 triliun. Pergerakan pasar menunjukkan dominasi pelemahan, di mana 363 saham ditutup melemah, 256 saham berhasil menguat, dan 172 saham lainnya bergerak stagnan.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Pergerakan Sektoral dan Saham Pemberat

Koreksi IHSG pada perdagangan hari ini dipicu oleh pelemahan mayoritas sektor perdagangan. Tekanan paling dalam dicatatkan oleh sektor konsumer, sektor kesehatan, sektor industri, serta sektor teknologi. Sementara itu, sektor energi menjadi satu-satunya yang mencatatkan penguatan tertinggi sehingga menahan indeks dari kejatuhan yang lebih dalam.

Pelemahan indeks komposit ini juga turut dibebani oleh penurunan harga sejumlah saham emiten berkapitalisasi besar. Beberapa emiten yang menjadi beban utama pergerakan IHSG pada hari ini meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Sentimen Kebijakan Domestik dan Pasar Global

Dari sentimen dalam negeri, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) menjadi 6% terhitung mulai September. Hingga saat ini, total insentif KLM yang telah diterima oleh industri perbankan telah mencapai Rp446,5 triliun. Di sisi lain, pemerintah turut memastikan bahwa penyaluran pembiayaan untuk program Koperasi Desa Merah Putih tidak akan menjadi kredit bermasalah bagi sektor perbankan.

Dari ranah internasional, arah pasar dipengaruhi oleh pandangan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan dukungannya untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada level saat ini pada pertemuan September, dengan catatan rilis data inflasi berikutnya tidak memberikan kejutan. Selain itu, kinerja sektor jasa AS terpantau masih menguat dengan capaian ISM Services PMI yang berada di level 55,4 pada periode Agustus.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGSahamPasar ModalBursa Efek Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap