Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,70% hingga penutupan perdagangan sesi I pada Kamis (27/8/2026). Di balik kenaikan indeks tersebut, arus dana pemodal asing justru menunjukkan aksi keluar dengan catatan jual bersih (net sell) di seluruh pasar.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, total nilai transaksi pembelian oleh investor asing pada paruh pertama perdagangan mencapai Rp1,67 triliun, sementara nilai penjualannya menyentuh Rp1,94 triliun. Selisih transaksi tersebut membuat investor asing mencatatkan akumulasi net sell sebesar Rp264,31 miliar.
Saham Berkapitalisasi Besar Paling Banyak Dilepas
Tekanan jual asing pada sesi I terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar, terutama dari sektor perbankan, teknologi, dan telekomunikasi. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan nilai pelepasan tertinggi oleh asing dengan net sell mencapai Rp145,98 miliar.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Posisi berikutnya ditempati oleh saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan catatan jual bersih asing sebesar Rp127,57 miliar. Selain itu, saham telekomunikasi milik negara, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dilepas pemodal luar negeri dengan nilai net sell Rp67,21 miliar.
Aksi jual asing juga tercatat pada saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp24,94 miliar serta saham emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat net sell senilai Rp24,87 miliar.
Saham yang Dikoleksi Asing pada Sesi I
Di tengah dominasi aksi jual pada saham-saham perbankan besar, pemodal asing terpantau mengalihkan dana dan membukukan beli bersih (net buy) pada sejumlah emiten tambang mineral, konsumer, hingga teknologi infrastruktur.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan akumulasi beli bersih asing terbesar pada sesi pertama dengan nilai Rp28,42 miliar. Emiten tambang logam BUMN, PT Timah (Persero) Tbk (TINS), menempati urutan kedua dengan net buy asing senilai Rp21,18 miliar.
Selain kedua emiten tersebut, aliran modal asing juga masuk ke saham barang konsumsi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sebesar Rp11,42 miliar. Posisi beli bersih selanjutnya diisi oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dengan nilai Rp11,37 miliar serta emiten tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) yang membukukan net buy sebesar Rp10,56 miliar.






