tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

Retno PurwantoDiterbitkan 24 Agu 2026 - 02.35 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Puncak Monumen Nasional (Monas) di Jakarta berdiri kokoh dengan kilauan emas yang menjadi salah satu simbol kebanggaan Indonesia. Dari puluhan kilogram emas yang melapisi lidah api proyek mercusuar Presiden Soekarno tersebut, sebanyak 28 kilogram merupakan sumbangan dari seorang saudagar asal Aceh bernama Teuku Markam. Jika dihitung dengan nilai mata uang masa kini, sumbangan 28 kg emas itu setara dengan sekitar Rp 42 miliar.

Di balik kontribusi besarnya terhadap pembangunan simbol negara, perjalanan hidup pengusaha kaya ini berakhir dengan kisah yang memilukan setelah pergantian rezim kekuasaan di Indonesia.

Perjalanan Bisnis PT Karkam dan Kedekatan dengan Soekarno

Sebelum terjun ke panggung perniagaan nasional, Teuku Markam sempat bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah proklamasi kemerdekaan dan turut mengangkat senjata melawan tentara Belanda. Setelah masa dinas militer, ia mulai membangun kerajaan bisnisnya pada tahun 1957 lewat PT Karkam (Kulit Aceh Raya Kapten Markam).

PT Karkam berkembang pesat menjadi konglomerasi perdagangan yang sangat berpengaruh. Perusahaan ini memegang hak eksklusif untuk mengekspor komoditas karet dari Sumatera Selatan ke Singapura dan Malaysia. Selain perdagangan komoditas keluar negeri, Teuku Markam juga mengantongi lisensi resmi untuk mengimpor mobil Nissan serta pasokan semen dari Jepang ke Indonesia.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Akumulasi Kekayaan dan Sumbangan Emas Monas

Keberhasilan ekspansi bisnis tersebut melambungkan kekayaan Teuku Markam hingga menjadikannya salah satu konglomerat terkaya di Indonesia pada dekade 1960-an. Berdasarkan catatan dalam buku Apa dan Siapa Sejumlah Orang Indonesia (1984), aset kekayaan Markam pada tahun 1966 meliputi deretan mobil, rumah mewah, tanah yang luas, uang tunai sejumlah Rp 20 miliar, hingga simpanan sebesar US$30 juta.

Hubungannya yang dekat dengan Presiden Soekarno membuat Markam tidak ragu mengalokasikan hartanya untuk mendukung berbagai proyek negara. Salah satu wujud dukungan terbesarnya adalah menyerahkan 28 kg emas murni untuk ditempatkan pada puncak api Monumen Nasional di pusat ibu kota Jakarta.

Tuduhan Politik, 9 Tahun Penjara, dan Pengambilalihan Aset

Pasca peralihan kekuasaan ke era pemerintahan Presiden Soeharto, kedekatan Markam dengan Presiden Soekarno berbalik menjadi bumerang. Pemerintah era Orde Baru melemparkan berbagai tuduhan kepadanya, mulai dari tudingan korupsi hingga keterlibatan dalam pemberontakan G30S, meskipun seluruh tuduhan tersebut diproses tanpa pembuktian hukum yang sah.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Akibat tuduhan sepihak tersebut, Teuku Markam dijebloskan ke dalam penjara dan harus mendekam di balik jeruji besi selama 9 tahun. Di saat yang sama, seluruh aset pribadi dan unit usahanya disita oleh negara. Operasional PT Karkam diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah dan diubah statusnya menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nama PT Berdikari.

Akhir Hayat Teuku Markam

Setelah kehilangan kebebasan, kekayaan, dan seluruh unit bisnis yang telah dibangunnya, Teuku Markam harus menjalani sisa hidupnya dalam kondisi yang jauh berbeda dari masa kejayaannya. Saudagar asal Aceh yang pernah mendanai emas Monas ini meninggal dunia pada 25 Januari 1985 dalam kondisi menderita sakit komplikasi diabetes dan gangguan liver.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Monas

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap