tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Global

Iran Dapat Sanksi Bertubi-tubi AS, Mojtaba Khamenei Beri Seruan Baru!

Ance ManoppoDiterbitkan 31 Agu 2026 - 01.47 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Iran Dapat Sanksi Bertubi-tubi AS, Mojtaba Khamenei Beri Seruan Baru!
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Teheran — Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyerukan penguatan produksi dalam negeri serta pengurangan ketergantungan ekonomi terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Seruan ini dirilis di tengah gelombang tekanan ekonomi baru akibat sanksi dari Washington dan pelemahan tajam mata uang domestik.

Nilai tukar mata uang Rial Iran di pasar bebas telah menembus rekor terendah, melewati angka 2.000.000 Rial per dolar AS. Menanggapi kondisi tersebut, Mojtaba mendesak pemerintah agar menempatkan kebijakan "ekonomi perlawanan" sebagai prioritas teratas dalam agenda kenegaraan.

Dalam pesan tertulis memperingati Pekan Pemerintah Iran, Mojtaba meminta jajaran birokrasi memberi perhatian khusus pada penanganan inflasi, penurunan tingkat pengangguran, pengendalian harga, hingga penataan pasar barang dan jasa. Tokoh yang belum muncul ke hadapan publik sejak menjabat pada awal Maret lalu ini juga menekankan pentingnya menjamin ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Mojtaba turut mengapresiasi kinerja pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian. Kabinet dinilai berhasil mengelola pasokan energi, menjaga kelancaran layanan dan distribusi logistik, serta memulihkan berbagai fasilitas penting yang rusak di tengah masa perang, blokade, dan sanksi luar negeri. Untuk mendukung ketahanan ekonomi jangka panjang, ia menginstruksikan percepatan penerapan teknologi serta inovasi yang dikembangkan generasi muda Iran pada sektor pertanian, industri, komunikasi, dan pendidikan. Di samping urusan ekonomi, Mojtaba menegaskan larangan terhadap segala bentuk tindakan yang dapat merusak kohesi sosial bangsa.

Eskalasi ekonomi antara kedua negara sebelumnya meningkat sejak Juli, ketika Departemen Keuangan AS memperluas sanksi yang menargetkan jaringan perkapalan dan transaksi keuangan Iran pascaserangan terhadap kapal-kapal internasional di Selat Hormuz.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Dari pihak Washington, dinamika konflik ini dipengaruhi oleh kepentingan domestik. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa upaya menurunkan harga minyak dan bensin bagi masyarakat Amerika Serikat kini menempati prioritas utama Washington dalam perselisihan dengan Iran, menggeser isu pencegahan senjata nuklir Teheran ke urutan kedua. Terkait situasi jalur pelayaran energi, Menteri Keuangan AS Scott Bessent sempat menyampaikan kepada CNBC pada 4 Agustus bahwa kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz berpeluang tercapai dalam hitungan hari.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap