PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) terus mematangkan rencana ekspansi bisnis dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas dan kesehatan keuangan perseroan tetap terjaga di tengah penjajakan berbagai peluang proyek baru, baik di dalam maupun luar negeri.
Komisaris Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk, Yudha Permana Jayadikarta, menyampaikan bahwa pasar mancanegara memiliki potensi yang menjanjikan bagi perseroan. Sejumlah wilayah, seperti Filipina hingga Alaska, dinilai memiliki prospek proyek yang dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi bisnis solusi beton pracetak WIKA Beton.
Kemitraan Lokal untuk Efisiensi Modal
Dalam menggarap potensi pasar global, WIKA Beton menerapkan strategi yang terukur agar ekspansi tidak membebani kondisi finansial perusahaan. Yudha menegaskan bahwa perseroan berkomitmen menjaga stabilitas keuangan sehingga pengembangan bisnis baru, termasuk ekspansi luar negeri, tidak harus mengandalkan modal yang terlampau besar.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Sebagai gantinya, WIKA Beton mendorong skema kolaborasi dengan menggandeng mitra lokal di negara tujuan proyek. Pendekatan kemitraan ini memungkinkan perseroan menangkap peluang pertumbuhan internasional secara optimal sekaligus memitigasi risiko finansial dan operasional.
Penguatan Proyek Sektor Swasta
Selain melirik pasar luar negeri, WIKA Beton secara aktif meningkatkan porsi perolehan proyek dari sektor swasta. Strategi diversifikasi portofolio ini dijalankan guna mengurangi ketergantungan perseroan terhadap proyek-proyek yang bersumber dari pemerintah.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Dalam perluasan pasar swasta tersebut, WIKA Beton secara spesifik membidik beberapa segmen potensial, antara lain proyek pusat data (data center) serta pengembangan kawasan industri baru. Masuknya perseroan ke segmen-segmen ini diharapkan dapat memperkuat daya saing serta memperluas basis pendapatan di masa depan.
Penjelasan mengenai arah strategi dan ekspansi bisnis WTON tersebut disampaikan oleh Yudha Permana Jayadikarta dalam dialog bersama Bunga Cinka pada program AutoBizz di CNBC Indonesia.






