tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Daerah

Jalan Rusak Hambat Aktivitas Ekonomi Warga Desa Terpencil di Kerinci

Wahyu SuryaniDiterbitkan 11 Agu 2026 - 07.27 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jalan Rusak Hambat Aktivitas Ekonomi Warga Desa Terpencil di Kerinci
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Bagaimana sebuah akses jalan yang rusak dapat melumpuhkan perekonomian masyarakat di daerah pegunungan? Bagi masyarakat di pelosok Jambi, infrastruktur transportasi bukan sekadar fasilitas umum, melainkan urat nadi utama untuk menyambung hidup sehari-hari. Masalah nyata inilah yang sedang dihadapi oleh penduduk di wilayah Kabupaten Kerinci. Ketika akses satu-satunya mengalami kerusakan parah, seluruh kegiatan distribusi barang, penjualan hasil tani, hingga akses layanan dasar menjadi sangat terhambat. Masalah jalan rusak hambat aktivitas ekonomi warga desa terpencil di Kerinci ini menjadi persoalan krusial yang memerlukan perhatian mendalam karena berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Jalur yang menghubungkan Desa Sungai Sampun dengan Desa Renah Kasah di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, menjadi contoh nyata bagaimana keterbatasan infrastruktur menghambat mobilitas warga setempat. Jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer ini merupakan satu-satunya rute transportasi darat yang dimiliki oleh warga Desa Renah Kasah. Melalui rute inilah mereka harus melintas setiap hari jika ingin menuju ke desa tetangga, menjangkau pasar tradisional untuk menjual hasil bumi, atau ketika membutuhkan pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Tanpa adanya jalan alternatif lain, setiap kerusakan kecil pada jalur ini langsung berdampak pada isolasi wilayah secara ekonomi dan sosial.

Baca Juga

Kemendagri Dorong Daerah Temukan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi

Kemendagri Dorong Daerah Temukan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi

Kondisi geografis di lokasi tersebut juga memperumit keadaan. Jalur penghubung ini berada pada ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain berada di dataran tinggi yang berbukit, karakteristik tanah di sepanjang rute lima kilometer ini sebagian besar berupa daerah rawa. Kombinasi antara kontur pegunungan yang tinggi dan kondisi tanah rawa yang labil menciptakan tantangan besar, baik bagi mobilitas kendaraan warga sehari-hari maupun bagi upaya pembangunan dan pemeliharaan jalan oleh pihak berwenang. Tanah rawa yang basah cenderung mudah amblas, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga struktur jalan cepat sekali mengalami kerusakan setelah diperbaiki.

Dampak ekonomi dari rusaknya jalur Sungai Sampun menuju Renah Kasah sangat dirasakan oleh para petani dan pedagang lokal yang bergantung pada kelancaran arus barang. Biaya transportasi logistik otomatis melonjak karena waktu tempuh yang menjadi jauh lebih lama serta risiko kerusakan kendaraan yang meningkat. Komoditas pertanian yang menjadi tumpuan hidup warga desa terpencil ini sering kali terlambat sampai ke tangan pembeli di pasar, yang pada akhirnya menurunkan kualitas produk dan harga jualnya. Di sisi lain, pasokan barang kebutuhan pokok dari luar desa juga menjadi tersendat, sehingga memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari di tingkat desa.

Baca Juga

Kemendagri Minta Tim Pemantauan Identifikasi Akar Masalah Ekonomi Daerah

Kemendagri Minta Tim Pemantauan Identifikasi Akar Masalah Ekonomi Daerah

Hingga saat ini, pemeliharaan jalan di kawasan rawa berketinggian tinggi seperti ini memerlukan metode konstruksi khusus agar tidak mudah rusak kembali. Selama solusi jangka panjang berupa pengerasan jalan yang memadai belum sepenuhnya terealisasi, warga setempat terpaksa harus terus berjuang melewati jalur yang sulit demi menjaga roda perekonomian mereka tetap berputar. Pemahaman mengenai tantangan geografis berupa tanah rawa di dataran tinggi serta keterbatasan akses ini sangat penting bagi para pemangku kebijakan agar dapat merumuskan langkah perbaikan infrastruktur yang tepat sasaran dan tahan lama demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kerinci.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi DaerahJambi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap