tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Hektare Savana Gunung Bromo, Sebagian Kawasan Wisata Ditutup

Wulan WijayaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 03.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Hanguskan Ratusan Hektare Savana Gunung Bromo, Sebagian Kawasan Wisata Ditutup
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Bromo sejak hari Senin, 3 Agustus 2026, telah menghanguskan wilayah savana yang menjadi salah satu daya tarik utama di Jawa Timur. Peristiwa kebakaran ini terus meluas dan menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap ekosistem setempat. Berdasarkan laporan terkini, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengonfirmasi bahwa luasan area yang terbakar saat ini telah mencapai sekitar 176,2 hektare. Jumlah luasan lahan yang terdampak ini juga dilaporkan masih berpotensi untuk bertambah seiring dengan proses pemadaman yang masih terus diupayakan oleh petugas di lapangan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dampak buruk dari kebakaran hutan dan lahan ini terlihat sangat jelas di beberapa titik strategis di kawasan Gunung Bromo. Wilayah-wilayah seperti Blok Bantengan, Blok Watu Gede, hingga Pusung Jantur kini tampak gersang dengan kondisi yang memprihatinkan. Hamparan abu dan bekas terbakar menyelimuti area yang sebelumnya hijau tersebut. Kebakaran hebat ini merusak berbagai jenis vegetasi khas pegunungan, termasuk di antaranya pohon cemara gunung, tanaman mentigen, akasia, serta hamparan semak belukar yang tumbuh di wilayah konservasi itu.

Baca Juga

Bank Jakarta Cetak Pemimpin Digital Melalui ODP Information Technology 2026

Bank Jakarta Cetak Pemimpin Digital Melalui ODP Information Technology 2026

Mengantisipasi situasi yang kian mengkhawatirkan dan demi menjaga keselamatan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengambil tindakan tegas dengan menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo sejak malam hari tanggal 3 Agustus 2026. Penutupan sebagian kawasan ini diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Terkait dengan dampak kerusakan lingkungan yang terjadi, Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa perhitungan kerugian ekologis dan kerusakan vegetasi secara rinci belum dapat dipastikan. Menurutnya, proses kalkulasi kerugian terhadap tanaman, rumput, dan vegetasi lainnya membutuhkan penilaian langsung dari para ahli agar hasilnya akurat.

Upaya pemadaman api di lapangan menghadapi kendala geografis yang sangat berat bagi para petugas. Titik api terpantau berada di lereng Kaldera Bromo yang memiliki kontur sangat terjal. Kondisi medan yang sulit ini diperparah oleh hembusan angin kencang di kawasan pegunungan yang menyulitkan penanganan. Saat ini, titik api aktif dilaporkan masih berada di wilayah timur kawasan Bromo, bergerak mendekati arah Bukit B29. Sementara itu, untuk wilayah utara Desa Sariwani di Kecamatan Sukapura serta di kawasan Bukit Jantur, titik api dilaporkan sudah padam, meskipun di lokasi-lokasi tersebut masih terlihat adanya kepulan asap.

Baca Juga

Kisah Sukses Kopi Kapal Api dari Industri Rumahan Surabaya hingga Pasar Global

Kisah Sukses Kopi Kapal Api dari Industri Rumahan Surabaya hingga Pasar Global

Untuk mengatasi kebakaran yang terus meluas, sebuah tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim pemadam kebakaran ini terdiri dari personel BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Lumajang, unsur TNBTS, Polisi Hutan (Polhut), serta para relawan peduli api. Mereka bergotong royong memadamkan api dengan mengerahkan berbagai armada dan peralatan penunjang. Armada yang diturunkan meliputi satu unit truk pemadam kebakaran, satu unit truk tangki air milik BPBD Jawa Timur, satu unit mobil L300 yang membawa tandon air, serta satu unit drone penyemprot air (drone water spray). Tidak hanya itu, sebuah helikopter water bombing berjenis PK-DBM milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga turut dioperasikan untuk mendukung proses pemadaman dari udara.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kebakaran HutanJawa Timur

Berita Terbaru Lainnya

Bank Jakarta Cetak Pemimpin Digital Melalui ODP Information Technology 2026Kisah Sukses Kopi Kapal Api dari Industri Rumahan Surabaya hingga Pasar GlobalPenipuan Seleksi CPNS di Jawa Timur, Modus Ujian Susulan Timbulkan Kerugian Lebih dari Rp20 MiliarPramono Anung Pastikan Data Pajak Aman Usai Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaLaporan Dugaan Penganiayaan oleh Kombes Teddy Fanani Resmi Masuk Polda SumbarLansia 70 Tahun Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan HP RaibSinergi Kabupaten Bandung dan KPK RI dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan BersihKementan Catat Penerbitan 889 Sertifikat Hak PVT Guna Lindungi Nilai Bisnis Benih Unggul

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026