Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, sejak semalam. Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) meminta masyarakat sekitar serta pemulung yang berada di kawasan tersebut untuk segera dievakuasi sementara waktu.
Jaro Ade menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan pemulung harus menjadi prioritas utama. Ia menyebutkan masih melihat sejumlah pemulung yang bertahan di tenda-tenda sekitar lokasi kejadian semalam, sehingga petugas diminta segera melakukan penyisiran di lapangan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Petugas diinstruksikan untuk mensterilkan dan mengosongkan area dari aktivitas warga. Pengosongan ini diprioritaskan bagi para pemulung agar kembali ke tempat tinggal mereka, serta warga yang mendiami rumah-rumah dengan jarak paling dekat dari titik kebakaran.
Selain potensi bahaya api, proses pemadaman sempat terhambat oleh kerumunan masyarakat yang menonton peristiwa kebakaran. Deretan sepeda motor milik warga yang terparkir di sekitar area mempersempit jalur masuk, sehingga menyulitkan armada petugas pemadam kebakaran (damkar) menuju lokasi.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Jaro Ade menekankan pentingnya sosialisasi dan penertiban akses di sekitar lokasi kejadian. Ia mengimbau masyarakat untuk menjauh dari zona kebakaran dan tidak berkerumun, mengingat api di area TPA memerlukan penanganan intensif dan tidak dapat padam secara otomatis.






