Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) di Batam, Kepulauan Riau. Upaya ini dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam merealisasikan pengembangan kawasan transmigrasi tersebut, Kementrans bekerja sama secara terpadu dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota Batam. Seluruh progres dan perkembangan terkait pembangunan kawasan Barelang ini juga dilaporkan secara berkala kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan bahwa situasi di wilayah Rempang selama satu tahun terakhir berjalan semakin damai dan kondusif. Kondisi keamanan dan ketertiban yang terjaga ini dinilai sangat penting untuk menghadirkan iklim investasi yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Sebagai bagian dari dukungan konkret bagi perekonomian warga, Kementrans telah menyalurkan bantuan berupa 16 unit kapal perikanan berukuran 5 Gross Tonnage (GT) beserta perangkat pendukung penangkapan ikan. Bantuan ini diberikan kepada warga transmigran yang berprofesi sebagai nelayan di Kawasan Transmigrasi Tanjung Banon, Barelang, Kota Batam, di mana masing-masing kelompok nelayan mendapatkan satu unit kapal lengkap.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan armada kapal tersebut diharapkan mampu menambah volume hasil tangkapan nelayan. Dengan perolehan tangkapan ikan yang bertambah banyak, penghasilan para nelayan diharapkan ikut terdongkrak sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga secara layak.
MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Selain penyediaan sarana dan prasarana tangkap, penguatan sumber daya manusia turut dilakukan. Kementrans berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta BP Batam menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) untuk nelayan di kawasan transmigrasi Tanjung Banon. Pelatihan tersebut mencakup pembekalan teknik optimalisasi penangkapan ikan hingga metode pengolahan hasil laut agar produk yang dipasarkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.






