tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Andi SompaDiterbitkan 13 Sep 2026 - 14.09 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Krisis moneter 1997–1998 menjadi salah satu periode paling bergejolak dalam riwayat perekonomian Indonesia. Berawal dari tekanan mata uang baht Thailand pada pertengahan 1997 yang merembet ke kawasan Asia, nilai tukar rupiah yang semula stabil di kisaran Rp2.000 per dolar Amerika Serikat (AS) merosot tajam ke level Rp10.000 hingga sempat menyentuh Rp16.000 per dolar AS.

Di tengah kepanikan pasar uang tersebut, Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut, putri sulung Presiden Soeharto, meluncurkan langkah darurat pada Januari 1998. Melalui Gerakan Cinta Rupiah (Getar), ia mengajak masyarakat melepas simpanan valuta asing mereka untuk membantu otoritas menahan kejatuhan mata uang nasional.

Mobilisasi Tokoh dan Pengusaha Menukar Valas

Gerakan ini dimulai dengan aksi penukaran valas di Gedung Bank Indonesia. Untuk memberi contoh langsung kepada publik, Mbak Tutut menukarkan dana pribadinya sebesar US$ 50.000 menjadi rupiah serta menyerahkan 2 kilogram emas pribadi kepada negara.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Langkah tersebut segera diikuti oleh sejumlah pejabat negara dan elite militer. Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad serta Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono tercatat melepas kepemilikan dolar mereka. Susilo Bambang Yudhoyono, yang saat itu menjabat sebagai anggota MPR dari Fraksi ABRI, turut serta dengan menukarkan US$ 1.300 di Bank Indonesia. Dari aksi penukaran awal di bank sentral tersebut, terhimpun dana segar sekitar US$ 650.000.

Kalangan dunia usaha juga ikut ambil bagian. Pengusaha Aburizal Bakrie, The Ning King, dan Imam Taufik masing-masing menukar US$ 100.000 ke dalam rupiah. Pengusaha senior Sukamdani Sahid Gitosardjono melepaskan US$ 50.100 sekaligus menyerahkan 1 kilogram emas kepada pemerintah.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Keterbatasan Dana di Tengah Krisis Devisa

Meskipun mendapat sorotan luas dari media dan kalangan pejabat, efektivitas gerakan Getar langsung menuai keraguan di lapangan. Total dana valas yang terkumpul dari inisiatif ini ditaksir tidak melebihi US$ 5 juta. Jumlah tersebut jauh di bawah kebutuhan devisa Indonesia yang saat itu mencapai miliaran dolar AS untuk menstabilkan neraca pembayaran dan pasar valas.

Kritik terbuka pun bermunculan. Pengusaha Fahmi Idris pada awal Februari 1998 menyatakan bahwa langkah sukarela semacam itu tidak akan menyelesaikan akar persoalan krisis. Nilai tukar rupiah tetap berfluktuasi liar di pasar valuta asing hingga krisis moneter berkembang menjadi krisis politik yang berujung pada berakhirnya pemerintahan Orde Baru pada 21 Mei 1998.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Dolar ASNilai Tukar Rupiah

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap