tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional Melalui Langkah Strategis

Lidya RumbayanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 00.55 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional Melalui Langkah Strategis
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Keterbukaan pasar internasional melalui skema Free Trade Agreement (FTA) menuntut kesiapan industri domestik agar tidak tergerus oleh persaingan global. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama Kementerian Keuangan merumuskan langkah-langkah implementasi FTA agar kesepakatan dagang tersebut mampu mendongkrak kapasitas produksi nasional, melindungi pasar domestik, dan memperkuat rantai pasok manufaktur.

Berikut adalah langkah dan strategi yang ditekankan oleh para pemangku kepentingan industri dan pemerintah dalam menghadapi implementasi FTA.

Memanfaatkan Efek Pengganda Industri Baja dalam Rantai Pasok

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sekaligus Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Akbar Djohan, menekankan bahwa sektor baja memegang peran krusial terhadap perekonomian. Dalam implementasi perdagangan bebas, keterkaitan antar-sektor perlu dioptimalkan.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Setiap aktivitas senilai 1 dolar AS di industri baja tercatat mampu mendorong sekitar 2,5 dolar AS di rantai pasok dan hingga 13 dolar AS pada industri terkait. Menjaga daya saing produsen hulu dan hilir baja menjadi langkah awal agar efek pengganda ini tetap berputar di dalam negeri.

Menerapkan Evaluasi Berbasis Data untuk Pemetaan Sektor Terdampak

Pemerintah mengambil posisi bahwa pembukaan pasar melalui FTA harus diukur secara terukur. Dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) terhadap Kinerja Ekonomi dan Industrialisasi Indonesia di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggarisbawahi perlunya pendekatan berbasis data.

Langkah evaluasi data ini dilakukan untuk:

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau
  1. Mengukur dampak langsung dan tidak langsung dari penurunan tarif terhadap sektor industri domestik.
  2. Melakukan pemetaan komprehensif terhadap sektor-sektor manufaktur yang rentan maupun yang memiliki keunggulan komparatif.
  3. Menyusun peta jalan industrialisasi dan strategi revitalisasi manufaktur yang selaras dengan komitmen perdagangan internasional.

Mengoptimalkan Instrumen Trade Remedies dan Pengetatan Rules of Origin

Keterbukaan tarif dalam FTA harus diimbangi dengan instrumen perlindungan dagang yang sah secara regulasi internasional guna menangkal praktik perdagangan yang tidak sehat. Para pelaku industri mendorong pemerintah untuk menjalankan dua mekanisme proteksi teknis:

  1. Penerapan trade remedies yang responsif terhadap lonjakan impor atau distorsi harga yang merugikan produsen lokal.
  2. Penguatan verifikasi Rules of Origin (ROO) untuk memastikan bahwa produk yang menikmati tarif preferensial benar-benar berasal dari negara mitra dagang dan memenuhi kriteria transformasi substansial.

Menjalankan Hilirisasi, Investasi, dan Transfer Teknologi Berkelanjutan

Implementasi FTA tidak boleh hanya berfokus pada volume keluar-masuk barang jadi. Krakatau Steel menegaskan bahwa perjanjian dagang wajib diarahkan untuk mempercepat transformasi industri domestik melalui:

  1. Peningkatan investasi modal pada sektor-sektor strategis bernilai tambah tinggi.
  2. Akselerasi program hilirisasi sumber daya agar ketergantungan terhadap bahan baku impor berkurang.
  3. Transfer teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan standar kualitas produk lokal.
  4. Pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional agar mampu mengoperasikan fasilitas industri berteknologi tinggi.
  5. Menjaga kesinambungan rantai pasok dari hulu ke hilir untuk menjamin pasokan bahan baku yang stabil bagi industri pengguna dalam negeri.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap