tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Kronologi Jurnalis Hilang Kontak Saat Hendak Liput Gunung Anak Krakatau

Ance ManoppoDiterbitkan 9 Sep 2026 - 05.06 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Jurnalis Hilang Kontak Saat Hendak Liput Gunung Anak Krakatau
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sebanyak lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di wilayah perairan Selat Sunda. Hingga saat ini, rombongan jurnalis tersebut dilaporkan belum kembali ke daratan, dan Tim SAR masih terus melakukan operasi pencarian di perairan terkait.

Peristiwa ini bermula ketika para jurnalis menyewa sebuah kapal laut milik warga di Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Rombongan berencana menuju area perairan Gunung Anak Krakatau untuk memantau langsung aktivitas vulkanik di kawasan tersebut.

Keberangkatan Rombongan dari Dermaga Pagedongan Carita

Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa rombongan jurnalis Banten tersebut bertolak dari dermaga Pagedongan Carita pada hari Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Perjalanan laut ini ditujukan khusus untuk meliput perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kepala Desa Sukajadi, Sandi, menyampaikan bahwa rencana awal perjalanan tersebut adalah skema pulang-pergi pada hari yang sama. Menurut perhitungannya, rombongan yang berangkat pukul 14.00 WIB seharusnya sudah tiba kembali di daratan sekitar pukul 20.00 WIB. Namun hingga waktu yang diperkirakan, rombongan tidak kunjung tiba dan tidak ada kabar yang diterima.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

Sebelum seluruh jalur komunikasi terputus, salah satu jurnalis yang berada di rombongan sempat berkomunikasi dengan pihak luar. Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa pada pukul 14.42 WIB tanggal 7 September 2026, korban sempat mengirimkan fitur berbagi lokasi terkini (share location) kepada seorang jurnalis di Lampung bernama Abay.

Setelah pengiriman lokasi terakhir tersebut, komunikasi mulai terputus hingga rombongan dinyatakan resmi hilang kontak pada pukul 15.04 WIB.

Di sisi lain, Kepala Desa Sukajadi, Sandi, mengungkapkan adanya komunikasi terpisah dari perahu. Sekitar pukul 16.00 WIB, seorang pemandu (guide) yang ikut berlayar di kapal sempat menghubungi istrinya dan melaporkan bahwa kondisi saat itu dalam keadaan aman. Namun setelah kontak pada pukul 16.00 WIB tersebut, keberadaan mereka tidak lagi diketahui dan tidak dapat dihubungi kembali.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Data Penumpang dan Informasi Basarnas

Terkait jumlah orang yang berada di atas kapal, Kepala Desa Sukajadi Sandi awalnya menerangkan bahwa ada delapan orang yang berangkat ke perairan Gunung Anak Krakatau. Delapan orang tersebut terdiri atas 5 orang jurnalis, 1 orang pemandu, 1 orang nakhoda, dan 1 orang anak buah kapal (ABK).

Informasi tersebut kemudian diperbarui oleh pihak Basarnas pada pukul 19.40 WIB. Berdasarkan pembaruan resmi dari Basarnas, pihak yang hilang kontak berjumlah total tujuh orang, yang terdiri dari lima orang jurnalis dan dua orang awak kapal.

Upaya Pencarian oleh Tim SAR

Hingga laporan mutakhir disampaikan, seluruh korban yang berada di atas perahu sewaan tersebut belum ditemukan. Tim SAR masih terus bergerak aktif menyisir area perairan Selat Sunda dan jalur lintasan menuju Gunung Anak Krakatau guna menemukan keberadaan para jurnalis beserta awak kapal yang hilang kontak.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap