Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan bintang tanda kehormatan kepada CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani. Penghargaan tersebut disiapkan pemerintah atas capaian kepemimpinan Rosan yang dinilai berhasil mendongkrak kinerja keuangan badan usaha milik negara secara signifikan.
Rencana pemberian penghargaan ini disampaikan Prabowo dalam acara peluncuran dan peletakan batu pertama (groundbreaking) program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Prabowo mengapresiasi pemulihan performa Danantara beserta portofolio BUMN yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga ratusan persen dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.
Beberapa entitas BUMN yang sempat mengalami kerugian selama belasan tahun kini telah berbalik mencetak keuntungan. Secara keseluruhan, total laba BUMN pada 2025 tercatat mencapai Rp326 triliun. Realisasi tersebut melonjak 75,3 persen jika dibandingkan dengan perolehan laba tahun 2024 yang telah dikoreksi menjadi Rp186 triliun.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Realisasi Lonjakan Laba pada Paruh Pertama 2026
Pertumbuhan kinerja keuangan juga terlihat kuat pada semester pertama 2026. PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba sebesar Rp2,7 triliun dalam enam bulan pertama 2026. Angka perolehan laba tersebut mencapai sembilan kali lipat atau naik sekitar 900 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari sisi pasar, valuasi PT Timah pada Agustus 2026 tercatat naik 280 persen dibandingkan posisinya pada Agustus 2025.
Lonjakan profitabilitas turut dialami oleh sejumlah perseroan pelat merah lainnya sepanjang semester I 2026. Laba bersih Semen Indonesia tercatat melonjak hingga 408,9 persen, disusul oleh Pupuk Indonesia yang membukukan kenaikan laba sebesar 252,8 persen.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pertumbuhan positif juga terjadi pada sektor energi, pembiayaan, logistik, dan perkebunan. Pertamina mengantongi pertumbuhan laba sebesar 86 persen pada paruh pertama 2026, Pegadaian mencatatkan kenaikan 84,4 persen, Pelindo tumbuh 60,4 persen, serta PTPN mencatatkan peningkatan perolehan laba sebesar 54,4 persen.






