Hamparan pasir Pantai Gumuk Pasir Yogyakarta menjadi lokasi uji ketangguhan dua lini SUV terbaru Toyota dalam agenda Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026 pada Senin (14/9/2026). Dalam sesi uji kendara tersebut, New Land Cruiser 300 Hybrid EV dan All-New Land Cruiser FJ diuji langsung melintasi kontur gundukan pasir, tanjakan curam, hingga turunan ekstrem dengan permukaan tanah yang dinamis.
Kedua model menyajikan pendekatan performa yang berbeda. All-New Land Cruiser FJ menonjolkan dimensi bodi yang lebih kompak serta pengendalian lincah saat bermanuver di jalur sempit. Sementara itu, New Land Cruiser 300 Hybrid EV memadukan tenaga besar dengan integrasi teknologi elektrifikasi untuk menghadapi medan berat.
Performa Mesin dan Sistem Paralel Hybrid
New Land Cruiser 300 Hybrid EV mengusung konfigurasi mesin bensin V6 3.500 cc twin-turbo bertenaga 409 Hp dan torsi 650 Nm. Mesin konvensional ini disandingkan dengan motor listrik berkekuatan 48 Hp serta torsi 250 Nm. Lewat kombinasi tersebut, sistem menghasilkan tenaga total sebesar 457 Hp dan torsi puncak 790 Nm, menjadikannya model Land Cruiser paling bertenaga yang pernah diproduksi hingga saat ini.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Berbeda dari kebanyakan mobil hybrid Toyota yang memakai Series-Parallel Hybrid System, Land Cruiser 300 Hybrid EV mengadopsi Parallel Hybrid System. Motor listrik ditempatkan tepat di antara mesin bensin dan transmisi otomatis 10-percepatan. Konfigurasi ini dirancang untuk menyalurkan dorongan tenaga secara langsung ke roda guna menjaga respons traksi di jalur off-road.
Fitur Penunjang Medan Ekstrem
Untuk menaklukkan permukaan berpasir, Land Cruiser 300 Hybrid EV didukung fitur Multi Terrain Select (MTS) dengan opsi Sand Mode yang mengoptimalkan distribusi tenaga dan cengkeraman roda. Pengemudi juga dibantu oleh Crawl Control yang mengendalikan akselerasi serta deselerasi pada kecepatan rendah, serta Downhill Assist Control (DAC) untuk menjaga stabilitas laju kendaraan saat menuruni gundukan pasir terjal.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Secara teknis, SUV bongsor ini memiliki jarak terendah ke tanah (ground clearance) 235 mm dan kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 700 mm. Baterai hybrid diletakkan di bawah jok baris ketiga dengan perlindungan wadah kedap air (waterproof battery case). Untuk menjaga keandalan operasional di lokasi terpencil, sistem elektrifikasi ini tetap ditopang aki 12 Volt konvensional dan alternator cadangan.






