Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengumumkan bahwa pihaknya akan memanggil pengelola TikTok Shop menyusul adanya laporan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait penahanan saldo bisnis yang bernilai miliaran rupiah. Di ranah nasional, perwakilan Gekrafs Kota Bekasi Siska Yofthie mencatat sekitar 500 pelaku UMKM mengalami masalah penahanan saldo serupa dengan akumulasi nilai kerugian mencapai triliunan rupiah, termasuk estimasi Rp1 triliun di wilayah Kota Bekasi saja. Salah satu kasus dialami oleh pelaku usaha bernama Asri yang melaporkan dana usahanya sebesar Rp800 juta ditahan oleh TikTok Shop sejak Januari 2023 meskipun pesanan produk telah berhasil dikirimkan kepada para pembeli.
Dalam perkembangannya, Kementerian UMKM telah menerima surat resmi dari pihak TikTok Shop yang menjelaskan duduk perkara dari keluhan para penjual, termasuk indikasi adanya praktik penjualan palsu atau fake selling yang dilakukan oleh sejumlah oknum pelaku usaha. Adanya perhatian ketat terhadap tata kelola transaksi ini menegaskan pentingnya pemahaman mengenai seluruh ketentuan operasional, prosedur verifikasi, hingga regulasi pencairan dana bagi para penjual maupun kreator yang tergabung dalam ekosistem TikTok Shop Affiliate.
OMODA dan JAECOO Tambah Dua Dealer, Ada di SCBD dan Bekasi

Bagi kreator yang ingin berpartisipasi dalam program afiliasi, proses pendaftaran mewajibkan akun TikTok berstatus aktif dan telah mengunggah konten dalam kurun waktu 28 hari terakhir. Calon afiliator diharuskan melakukan verifikasi identitas resmi dengan mengunggah dokumen seperti KTP, KITAS, atau paspor dengan ukuran berkas maksimal 10 MB dalam format JPG, JPEG, PNG, atau PDF. Proses ini dilengkapi dengan verifikasi wajah secara langsung melalui swafoto yang menyediakan batas hingga 15 kali percobaan. Setelah dokumen dikirim, tim TikTok Shop memproses validasi dalam rentang 1 hingga 3 hari kerja sebelum akun dapat ditautkan ke rekening bank aktif atas nama pribadi kreator.
Berdasarkan panduan TikTok Seller University, kreator afiliasi baru yang memiliki kurang dari 5.000 pengikut diwajibkan melewati Program Pilot Kreator selama 30 hari. Sepanjang masa penyesuaian tersebut, kreator dikenai sejumlah pembatasan fitur, termasuk kuota maksimal 3 video yang disematkan tautan produk atau shoppable video per hari. Dari sisi potensi performa, data NearStream menunjukkan bahwa tautan afiliasi menghasilkan tingkat keterlibatan sebesar 30,1% bagi akun dengan pengikut di bawah 50.000. Pertumbuhan ekosistem ini juga tecermin dari data Advertise Purple yang mencatat TikTok Shop membukukan Gross Merchandise Value (GMV) sebesar $15,1 miliar di Amerika Serikat pada tahun 2025, naik 68% secara tahunan.
Nasabah PNM Mekaar Sulap Sampah Pasar Jadi Kerajinan Beromzet Jutaan

Penghasilan kreator ditentukan oleh skema komisi standar yang umumnya berkisar antara 5% hingga 20% dari harga produk yang terjual, atau komisi tetap 10% hingga 15% pada program Open Collaboration. Platform juga menerapkan masa tenggang komisi selama 30 hari untuk melindungi kreator jika penjual menurunkan tarif komisi, sementara kenaikan tarif akan berlaku seketika. Berdasarkan data InfluenceFlow, estimasi pendapatan kreator pemula dengan 1.000 hingga 5.000 pengikut berkisar antara $50 hingga $200 per bulan, kreator mapan dengan 50.000 pengikut ke atas menghasilkan $1.000 hingga $5.000 per bulan, dan kreator top meraih $5.000 hingga $15.000 lebih per bulan. Seluruh akumulasi komisi yang sah dapat dicairkan secara berkala ke rekening pribadi setelah melampaui batas penarikan minimum sebesar Rp100.000.






