tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy

Memahami Digitalisasi Rantai Pasok Terminal LPG Tanjung Sekong untuk Efisiensi Distribusi

Fitri LimbongDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Digitalisasi Rantai Pasok Terminal LPG Tanjung Sekong untuk Efisiensi Distribusi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peranan yang sangat krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional di Indonesia. Sebagai salah satu infrastruktur strategis milik PT Pertamina (Persero), objek vital ini memiliki kapasitas pasokan yang besar dan mampu memenuhi sekitar 35 persen hingga 40 persen dari total kebutuhan LPG nasional. Bagi pelaku industri, akademisi, maupun pengamat ekonomi digital, memahami operasional dan langkah-langkah optimalisasi rantai pasok di terminal ini dapat memberikan gambaran jelas mengenai penerapan teknologi modern. Penerapan teknologi ini bertujuan mengamankan jalur distribusi energi skala besar agar tetap berjalan optimal. Mengingat fungsinya yang sangat penting bagi hajat hidup orang banyak, fasilitas ini menyandang status resmi sebagai Objek Vital Nasional.

Langkah pertama untuk menganalisis efisiensi distribusi ini adalah dengan memetakan skala kapasitas fisik serta jangkauan operasional terminal. Berdiri kokoh di atas lahan seluas 12,9 hektare, Terminal LPG Tanjung Sekong dirancang secara khusus untuk menampung penyimpanan energi dengan kapasitas mencapai 98.000 metrik ton (MT). Guna menunjang mobilitas dan kelancaran arus kapal pengangkut, terminal ini didukung oleh tiga dermaga yang memiliki kapasitas sandar bervariasi, mulai dari 3.500 DWT hingga 65.000 DWT. Melalui dukungan fasilitas infrastruktur tersebut, terminal ini mampu mencatatkan throughput atau volume penyaluran lebih dari 200 ribu MT per bulan. Angka penyaluran yang masif ini ditujukan untuk melayani kebutuhan distribusi secara merata ke 63 kabupaten dan kota yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Langkah kedua adalah mempelajari bagaimana proses digitalisasi rantai pasok diterapkan secara nyata untuk memangkas hambatan logistik dan meningkatkan efisiensi operasional. PT Pertamina (Persero) secara aktif terus mendorong peningkatan efisiensi dengan memanfaatkan sistem pemantauan stok secara real-time. Melalui pemanfaatan inovasi digital ini, pengelola dapat memantau volume LPG yang tersedia secara instan dan akurat guna mencegah terjadinya kekosongan pasokan energi di lapangan. Lebih lanjut, inisiatif digitalisasi logistik ini juga diterapkan untuk melakukan optimalisasi waktu sandar kapal di fasilitas dermaga. Dengan sistem otomasi dan pemantauan tersebut, proses bongkar muat energi dapat dijadwalkan dengan lebih presisi, meminimalkan waktu tunggu kapal, dan pada akhirnya mempercepat proses distribusi LPG ke berbagai wilayah sasaran.

Langkah ketiga melibatkan peninjauan terhadap rekam jejak operasional serta sejarah perkembangan infrastruktur strategis ini untuk melihat kesinambungan pasokan. Terminal LPG Tanjung Sekong mulai beroperasi melayani kebutuhan energi nasional pada tahun 2012. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan tuntutan operasional logistik, fasilitas ini terus mengalami peningkatan hingga akhirnya ditingkatkan statusnya menjadi Terminal LPG Refrigerated pada tahun 2020. Untuk menjamin kelancaran pasokan energi ke berbagai daerah tanpa henti, terminal ini beroperasi penuh selama 24 jam sehari. Operasional tanpa jeda ini merupakan bentuk nyata dedikasi pengelola untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat luas kapan pun dibutuhkan.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Langkah keempat adalah memahami pentingnya pengawasan manajemen tingkat atas dalam menjaga konsistensi kinerja dan keandalan operasi terminal. Upaya peningkatan efisiensi dan implementasi digitalisasi rantai pasok ini tidak lepas dari peran jajaran pimpinan, termasuk Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan. Pengawasan langsung diperlukan untuk menjaga keandalan operasi infrastruktur yang menopang ekonomi masyarakat ini. Selain itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi bagi publik. Melalui pengawasan yang ketat dan implementasi teknologi rantai pasok yang terintegrasi, Terminal LPG Tanjung Sekong terus mempertahankan perannya sebagai pilar utama ketahanan energi di Indonesia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

rantai pasokPertaminaTerminal LPGTanjung SekongDigitalisasiEnergi Nasional

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap