tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Regional

Memahami Hasil Sidang Sosek Malindo ke-39 dalam Penguatan Ekonomi dan Perbatasan RI-Malaysia

Wahyu SuryaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 04.42 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Hasil Sidang Sosek Malindo ke-39 dalam Penguatan Ekonomi dan Perbatasan RI-Malaysia
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI secara resmi menghadiri pembukaan Pertemuan Teknis dan Sidang ke-39 Kelompok Kerja Bersama atau Jawatankuasa Kerja Bersama (KK/JKK) Sosek Malindo. Pertemuan tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan Peringkat Negeri Sarawak ini diselenggarakan secara langsung di Hotel Novotel Pontianak. Agenda utama pembukaan sidang tersebut berlangsung pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Kehadiran BNPP RI dalam forum bilateral ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat kolaborasi pengelolaan kawasan perbatasan antara Republik Indonesia dan Malaysia. Forum ini memegang peranan esensial sebagai wadah strategis untuk menyelaraskan berbagai kebijakan lintas sektor. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi guna mendukung pembangunan kawasan perbatasan yang lebih berkelanjutan.

Sidang ke-39 KK/JKK Sosek Malindo ini mencatatkan tingkat partisipasi yang tinggi dengan total 257 delegasi dari kedua negara. Delegasi Republik Indonesia berjumlah 151 orang, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harrison, sebagai Ketua Delegasi Indonesia. Sementara itu, delegasi dari Negeri Sarawak, Malaysia, berjumlah 106 orang dan dipimpin oleh Awang Mohammad Fadillah selaku Pengarah Unit Perancang Ekonomi Sarawak. Forum ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi lainnya, termasuk Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman serta Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Tingginya angka partisipasi dari kedua negara mencerminkan komitmen kuat untuk terus mempererat hubungan persahabatan sekaligus menjawab berbagai isu strategis yang ada di kawasan perbatasan secara bersama-sama.

Baca Juga

Luas Lahan Terbakar di Kalbar Tembus 48.536 Ha, Masih Ada 19 Hotspot

Luas Lahan Terbakar di Kalbar Tembus 48.536 Ha, Masih Ada 19 Hotspot

Rangkaian kegiatan Sosek Malindo ke-39 ini diselenggarakan selama empat hari, terhitung sejak tanggal 27 hingga 30 Juli 2026. Seluruh agenda telah disusun secara komprehensif, meliputi kegiatan pra-sidang, pelaksanaan sidang tim teknis, hingga acara pembukaan sidang utama. Tidak hanya berfokus pada diskusi formal, rangkaian acara ini juga mencakup pengenalan potensi wisata serta kekayaan budaya Kota Pontianak kepada seluruh anggota delegasi Malaysia. Kedekatan geografis dan kesamaan budaya antara Kalimantan Barat dan Sarawak menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan bilateral. Hal ini sejalan dengan kondisi wilayah yang hanya dibatasi oleh patok batas negara, sementara latar belakang budayanya relatif serupa, sehingga diplomasi budaya menjadi pendekatan yang sangat relevan.

Dalam konteks pergerakan ekonomi regional, pembahasan dalam sidang ini memberikan penekanan pada berbagai sektor strategis yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi perbatasan. Sektor-sektor yang dibahas meliputi sosial budaya, ekonomi, perdagangan, perhubungan, hingga aspek keselamatan, keamanan, dan pengelolaan kawasan perbatasan. Forum tahun ini secara khusus memprioritaskan penguatan kerja sama di kawasan perbatasan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Di samping itu, agenda sidang juga difokuskan pada penyelesaian isu ketenagakerjaan warga negara Indonesia di Malaysia, serta upaya diplomasi budaya dan pengembangan ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru serta iklim perdagangan yang saling menguntungkan bagi penduduk di sekitar garis batas kedua negara.

Baca Juga

Spesifikasi 3 Heli Chinook yang Dikirim Jepang Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Spesifikasi 3 Heli Chinook yang Dikirim Jepang Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Dalam pertemuan teknis, terdapat sejumlah perkembangan signifikan yang menjadi perhatian bersama delegasi Indonesia dan Malaysia. Salah satu kesepakatan krusial adalah penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemulasaran dan pengiriman jenazah lintas negara. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas rencana peningkatan kapasitas pasokan listrik dari Sarawak menuju Kalimantan Barat. Pada aspek infrastruktur perbatasan, terdapat rencana pembukaan Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano dan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk yang ditargetkan pada bulan Agustus 2026. Menjelang tenggat waktu tersebut, BNPP RI terus melakukan koordinasi secara berkala dan intensif bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Barat serta BPPD Kabupaten Sambas. Sinergi ini bertujuan untuk mematangkan rencana pelaksanaan peluncuran awal pembukaan perlintasan PLB Temajuk dan PKS Telok Melano bersama Pemerintah Malaysia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan BaratSosek MalindoBNPP RIEkonomi PerbatasanSarawakPLB Temajuk

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap