Penyaluran pendanaan melalui Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau Pindar mencatatkan tonggak pencapaian baru. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026 menunjukkan total outstanding pembiayaan Pindar menyentuh angka Rp105,14 triliun, melonjak 25,88% secara tahunan (year-on-year) dengan keterlibatan 26,91 juta rekening peminjam aktif. Lonjakan volume ini menandai pergeseran industri menuju fase kematangan operasional sekaligus integrasi kelembagaan yang lebih terstruktur.
Menyikapi perkembangan tersebut, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyelenggarakan Fintech Lending Days (FLD) 2026 pada 20–21 Agustus 2026 di Bali. Mengusung tema "Advancing Indonesia's Digital Financing Ecosystem", forum strategis ini membedah standardisasi industri, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan pengawasan regulasi untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pembiayaan digital nasional.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Memahami Arah Konsolidasi Industri Melalui FLD 2026
Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar menegaskan bahwa industri Pindar saat ini telah memasuki fase kematangan. Untuk menjaga momentum pertumbuhan yang sehat, ekosistem Pindar tidak lagi semata berfokus pada ekspansi volume pinjaman, melainkan pada ketahanan infrastruktur pendukung, kepatuhan tata kelola, dan keamanan data pengguna.
Penguatan ini didukung langsung oleh regulator dan legislatif. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman bersama Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menggarisbawahi posisi pembiayaan digital sebagai pendorong utama (enabler) pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, forum FLD 2026 dirancang sebagai sarana penyelarasan antara arah kebijakan regulasi OJK dengan praktik bisnis para penyelenggara platform.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Langkah Memanfaatkan Ekosistem Pindar Pasca-FLD 2026
Bagi penyelenggara, mitra pendukung, maupun pengguna yang ingin memaksimalkan ekosistem pembiayaan digital terintegrasi pasca-penyelenggaraan FLD 2026, berikut langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan:






