Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan pidato dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatera Batch II yang diselenggarakan di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi ajang penting ketika Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara. Kerja sama lintas sektoral ini ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil menunjukkan prestasi dalam melaksanakan berbagai program yang selaras dengan bidang serta tugas pokok dan fungsi kementerian atau lembaga terkait.
Dalam acara yang berlangsung di Kota Batam tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago turut hadir dan memberikan sambutan. Djamari Chaniago menyampaikan bahwa berbagai kategori yang dipilih oleh Kementerian Dalam Negeri dalam ajang apresiasi ini telah mencerminkan sejumlah agenda prioritas pembangunan nasional yang selaras dengan Asta Cita. Selain itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari juga menyampaikan pesan penting dari Presiden Prabowo. Dalam pesan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Penyelenggaraan batch kedua dari Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 ini secara khusus menyasar empat bidang prioritas utama, yakni bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah. Untuk memastikan proses evaluasi dan penilaian berjalan secara obyektif serta tepat sasaran, Kemendagri menjalin kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga teknis terkait. Sebagai contoh, dalam penilaian kriteria lingkungan asri, Kemendagri bekerja sama secara langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, untuk proses penilaian pada bidang kesehatan, pendidikan, dan perumahan, penilaian tersebut turut melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Badan Pusat Statistik.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah ini memiliki dua tujuan utama. Tujuan pertama adalah memberikan insentif atau motivasi bagi pemerintah daerah agar terus terpacu untuk meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Tujuan kedua adalah untuk menunjukkan kepada publik luas bahwa di berbagai daerah terdapat banyak kepala daerah yang mampu bekerja dan memimpin dengan sangat baik. Salah satu wujud insentif konkret dalam ajang ini diberikan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berupa alokasi kuota bedah rumah bagi pemerintah daerah yang berprestasi dalam mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah. Pemerintah Kota Bandar Lampung menjadi salah satu daerah yang berhasil meraih penghargaan tersebut atas kesuksesannya dalam mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Melalui skema kolaborasi antar kementerian dan lembaga ini, pemerintah daerah diharapkan dapat semakin terdorong untuk menyelaraskan program daerah mereka dengan prioritas nasional Asta Cita. Pelibatan instansi seperti Badan Pusat Statistik, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menegaskan pentingnya akuntabilitas dan keselarasan fungsi dalam tata kelola pemerintahan regional. Dengan memaksimalkan kinerja pada sektor lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan, pemerintah daerah tidak hanya berpeluang mendapatkan insentif seperti kuota bedah rumah, tetapi juga mampu membuktikan kinerja pelayanan publik yang optimal demi terwujudnya kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat di daerah masing-masing.






