Pendapatan Asli Daerah atau PAD merupakan pilar krusial bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda terus merumuskan langkah strategis demi memaksimalkan penerimaan daerah. Berdasarkan penetapan yang ada, target PAD Kabupaten Jayawijaya untuk tahun 2025 berada pada angka Rp75 miliar. Bapenda memproyeksikan target tersebut akan mengalami peningkatan yang nyata menjadi Rp90 miliar pada tahun 2026. Pencapaian sasaran penerimaan ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat, terutama dalam bentuk ketaatan membayar pajak serta retribusi daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya, Immanuel YAR Rumere, menyoroti pentingnya peran berbagai pihak dalam mendukung pencapaian target penerimaan yang terus meningkat tersebut. Ia menaruh harapan besar kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yang menjadi sumber pendapatan bagi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Para pimpinan OPD diharapkan mampu menggali dan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang ada di wilayah tersebut. Kolaborasi yang optimal di tingkat pemerintahan ini dinilai menjadi salah satu kunci utama agar target PAD senilai Rp90 miliar pada tahun 2026 dapat terealisasi secara maksimal tanpa hambatan yang berarti.








