tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Digital

Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Jayawijaya Melalui Sektor Pajak dan Media Videotron

Retno PurwantoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 01.26 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Jayawijaya Melalui Sektor Pajak dan Media Videotron
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pendapatan Asli Daerah atau PAD merupakan pilar krusial bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda terus merumuskan langkah strategis demi memaksimalkan penerimaan daerah. Berdasarkan penetapan yang ada, target PAD Kabupaten Jayawijaya untuk tahun 2025 berada pada angka Rp75 miliar. Bapenda memproyeksikan target tersebut akan mengalami peningkatan yang nyata menjadi Rp90 miliar pada tahun 2026. Pencapaian sasaran penerimaan ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat, terutama dalam bentuk ketaatan membayar pajak serta retribusi daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya, Immanuel YAR Rumere, menyoroti pentingnya peran berbagai pihak dalam mendukung pencapaian target penerimaan yang terus meningkat tersebut. Ia menaruh harapan besar kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yang menjadi sumber pendapatan bagi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Para pimpinan OPD diharapkan mampu menggali dan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang ada di wilayah tersebut. Kolaborasi yang optimal di tingkat pemerintahan ini dinilai menjadi salah satu kunci utama agar target PAD senilai Rp90 miliar pada tahun 2026 dapat terealisasi secara maksimal tanpa hambatan yang berarti.

Penerimaan daerah di Kabupaten Jayawijaya saat ini didukung oleh berbagai sektor yang mencakup pajak dan retribusi. Immanuel merinci bahwa sumber-sumber PAD tersebut meliputi retribusi parkiran bandara, perputaran ekonomi di sektor perdagangan, serta kontribusi dari sektor perhotelan. Selain itu, penerimaan juga ditopang oleh pajak iklan, aktivitas galian C, retribusi terminal, dan retribusi persampahan. Pengelolaan sumber-sumber pendapatan konvensional ini menjadi fondasi awal bagi kemandirian ekonomi daerah, yang keberhasilannya sangat bergantung pada kedisiplinan dan partisipasi serius masyarakat dalam menunaikan kewajiban mereka setiap bulan secara tepat waktu.

Baca Juga

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

Seiring dengan perkembangan teknologi dan tren di masyarakat, Bapenda Kabupaten Jayawijaya mulai melirik potensi baru dari sektor media digital. Ke depan, salah satu objek pajak yang akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan PAD tahun 2026 adalah videotron. Saat ini, penggunaan videotron di wilayah Kabupaten Jayawijaya terpantau cukup masif. Media visual berukuran besar tersebut kerap dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan tertentu di ruang publik. Tidak hanya itu, videotron juga sering digunakan sebagai sarana pemutaran siaran olahraga yang mengundang perhatian banyak warga.

Melihat tingginya antusiasme dan masifnya penggunaan media digital tersebut, pemerintah daerah melihat peluang besar untuk memasukkan videotron ke dalam daftar objek pajak resmi. Namun demikian, Bapenda Kabupaten Jayawijaya memastikan bahwa penerapan kebijakan ini akan melalui sejumlah tahapan yang terukur. Sebelum menyusun rancangan peraturan terkait pajak atau retribusi videotron, instansi terkait akan melakukan kajian mendalam. Langkah ini akan diikuti dengan kegiatan sosialisasi secara menyeluruh kepada pihak-pihak yang menjadi sumber pendapatan tersebut, sehingga kebijakan yang lahir nantinya dapat dipahami dan dijalankan dengan baik.

Baca Juga

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Pada akhirnya, seluruh rencana strategis dan perluasan objek pajak ini bermuara pada satu tujuan, yakni memperkuat struktur ekonomi dan kemandirian Kabupaten Jayawijaya. Target penerimaan sebesar Rp75 miliar pada tahun 2025 dan Rp90 miliar pada tahun 2026 bukanlah sekadar angka, melainkan indikator bergeraknya roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, dukungan penuh berupa ketaatan dalam membayar pajak dan retribusi daerah tetap menjadi elemen yang tidak terpisahkan. Melalui sinergi antara optimalisasi potensi oleh OPD dan kepatuhan masyarakat, visi peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Papua Pegunungan ini dapat tercapai secara berkesinambungan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi digitalPAD JayawijayaPajak DaerahBapenda JayawijayaVideotron

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap