Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penindakan hukum ini berkaitan dengan perkara pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Summarecon Agung Tbk di wilayah Kabupaten Bogor.
Selain menyangkut pengurusan HGB korporasi properti tersebut di Kabupaten Bogor, OTT yang dilakukan KPK ini turut berkaitan dengan dugaan penerimaan lain atau gratifikasi oleh pejabat BPN.
17 Orang Ditangkap Termasuk Dirjen dan Kepala Kantah
Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK menangkap tangan sebanyak 17 orang. Sejumlah pejabat pertanahan di tingkat kementerian maupun kantor wilayah daerah turut diamankan bersama pihak-pihak terkait lainnya.
Pecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut antara lain:
- Sontang Coin Manurung selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
- Tardi selaku Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang
- Lampri selaku Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN
- Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq
- Seorang individu berinisial Gus A
Penyitaan Uang Tunai dalam Puluhan Koper
Dalam operasi penindakan ini, tim KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai, baik dalam bentuk pecahan rupiah maupun valuta asing (valas). Seluruh uang tunai tersebut dikemas serta dibungkus rapi di dalam boks, kardus, dan koper dengan jumlah sekitar 20-an koper.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Nominal keseluruhan uang yang diamankan masih berada dalam proses penghitungan resmi oleh tim penyidik. Kendati demikian, nilai estimasi sementara dari uang tunai yang disita tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki tenggang waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif serta menentukan status hukum terhadap seluruh pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.






