Shell Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksi gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) baru yang berlokasi di Marunda, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik yang diresmikan pada Selasa (15/9/2026) ini dirancang untuk memperkuat pasokan pelumas industri di dalam negeri dengan kapasitas produksi mencapai 12 kiloton per tahun.
Fasilitas ini tercatat sebagai pabrik produksi gemuk pertama milik Shell di Indonesia sejak pembangunannya dimulai pada 2024. Unit manufaktur tersebut berdiri di dalam kawasan Pabrik Pelumas (Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Shell Marunda, yang sebelumnya telah menyelesaikan ekspansi pada November 2022 dengan kapasitas terpasang hingga 300 juta liter pelumas per tahun.
President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa menjelaskan bahwa ekspansi fasilitas manufaktur ini merespons peningkatan aktivitas industri nasional yang secara langsung mendorong lonjakan kebutuhan produk pelumasan berkualitas.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Keberadaan fasilitas produksi ini turut mendapat tanggapan dari pemerintah. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa pengoperasian pabrik gemuk tersebut dapat memperkokoh basis industri manufaktur nasional. Produk pelumasan gemuk dinilai memegang peranan krusial dalam menopang keandalan mesin di berbagai sektor strategis, termasuk industri manufaktur, pertambangan, hingga transportasi.
Dalam proses produksinya, pabrik GMP Marunda mengadopsi teknologi pemrosesan modern, salah satunya penggunaan contact reactor. Seluruh alur kerja manufaktur juga didukung sistem otomatisasi serta penerapan Safety Instrumented System guna menjamin efisiensi dan standar keselamatan kerja operasional.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Fasilitas ini memproduksi pelumas gemuk di bawah merek Shell Gadus yang ditujukan untuk aplikasi mekanis seperti bantalan (bearings) dan roda gigi (gears). Untuk memfasilitasi kebutuhan operasional skala industri, Shell menyediakan produk dalam beberapa format kemasan, mulai dari drum, pail, hingga fluid bag.
Seluruh pasokan produk dari Marunda dialokasikan sementara waktu untuk memenuhi permintaan pasar domestik. Penyaluran produk dilakukan melalui integrasi jaringan distribusi yang mencakup distributor resmi, mitra penyalur, serta jalur layanan langsung ke pelanggan industri.






