Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran berpotensi memberikan manfaat bagi kualitas lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan. Hal tersebut disampaikan oleh akademisi Teknik Geologi Universitas Diponegoro (UNDIP), Yoga Aribowo.
Yoga menjelaskan bahwa semakin banyak porsi PLTP yang dimanfaatkan, kontribusinya akan semakin positif bagi kualitas lingkungan, mencakup udara, laut, maupun air. Dari sisi emisi, PLTP tergolong ramah lingkungan dengan emisi karbon dioksida (CO2) yang diperkirakan hanya sekitar 100 gram per kilowatt hour (kWh) serta emisi hidrogen sulfida (H2S) kurang dari 1 gram per kWh.
Sistem Reservoir dan Pengelolaan Berkelanjutan
Dalam operasionalnya, energi panas bumi memanfaatkan uap dan air panas yang tersimpan di dalam reservoir hingga ribuan meter di bawah permukaan bumi. Air tersebut merupakan bagian dari sistem reservoir panas bumi dan bukan air tanah dangkal yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sumur.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Selain itu, air yang telah digunakan dalam proses pemanfaatan energi panas bumi akan dikembalikan ke dalam lapisan bawah permukaan melalui proses reinjeksi. Mekanisme ini memastikan sumber daya panas bumi dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjaga keseimbangan sistem di bawah tanah.
Peluang Lapangan Kerja dan Usaha Masyarakat
Dari sudut pandang ekonomi, kehadiran kegiatan proyek PLTP berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Keberadaan proyek ini juga dapat mendorong munculnya berbagai aktivitas ekonomi pendukung di sekitar wilayah pengembangan.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Peluang ekonomi tersebut dapat dirasakan secara nyata melalui tumbuhnya berbagai usaha masyarakat setempat, seperti warung makan, toko, jasa transportasi, hingga tempat kos yang melayani kebutuhan pekerja dan aktivitas proyek. Peluang-peluang ini juga dapat menjadi bagian dari kontribusi sosial bagi masyarakat melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.






